6 Fakta Mengejutkan Pesta Bir di Atas Kuburan, Dikritik Habis-habisan

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 29 September 2021 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 18 2478065 6-fakta-mengejutkan-pesta-bir-di-atas-kuburan-dikritik-habis-habisan-xUTuvWdRtT.jpg Pesta bir di pemakaman (Foto: Facebook)

JAKARTA - Baru-baru ini terdapat sebuah festival bir yang diadakan di halaman gereja di Inggris, memicu banyak kontroversi setelah beredar foto-foto pengunjung terlihat sedang bersenang-senang di antara kuburan. Banyak kritik yang dilontarkan terkait festival ini.

1. Dikecam Warganet

Foto-foto yang diunggah ke internet banyak mendapat kecaman dari warganet. Tidak sedikit yang menyatakan ketidaksopanan serta kurangnya rasa hormat pengunjung festival tersebut.

"Ini adalah perilaku tercela, tidak hanya dari orang-orang yang terlibat tetapi dari gereja karena membiarkan ini terjadi. Pemakaman adalah tempat bagi orang untuk memberi hormat dan mengingat orang yang mereka cintai, itu bukan taman bir, dan batu nisan itu tentu saja. bukan bangku atau meja. Permintaan maaf publik diperlukan di sini,” tulis salah satu warganet.

"Mengapa mereka tidak bisa duduk di lapangan hijau, yang hanya di luar, bukan di kuburan? Saya pikir itu mengerikan ... Benar-benar kurangnya rasa hormat terhadap almarhum dan keluarga mereka,” ujar warganet lain.

2. Festival Pertama Pasca Pandemi

Penduduk setempat di kota timur laut Stockton-on-Tees berbondong-bondong ke Gereja St. Mary yang berusia 1.000 tahun untuk Festival Bir Norton St. Mary, yang berlangsung selama empat hari dan berakhir pada Minggu (26/9) lalu. Ini merupakan festival tamasya pertama semenjak pandemi usai.

Baca juga: Heboh Wanita Melahirkan Bayi Hasil Beli Sperma, Berikut 5 Faktanya

3. Mempromosikan Bir Lokal

Three Brothers Brewing Company, menyelenggarakan festival ini untuk mempromosikan bir enak serta mengembalikan euforia masyarakat lokal setelah dibatasi oleh aturan lockdown selama pandemi berlangsung.

Menjelang festival, penyelenggara mempromosikannya dengan posting Facebook yang menjanjikan lebih dari 40 jenis bir, 12 jenis cider, 10 artisan spirit, anggur, dan prosecco.

4. Sudah Dilarang Penyelenggara

David Dodd, salah satu pendiri Three Brothers Brewing Company, mengatakan dalam wawancaranya, acara itu terbagi antara tempat parkir dengan bar keliling, makanan dari pemasok lokal dan toilet dan festival utama di gereja, dan bahwa kedua area itu dibagi oleh kuburan, yang memiliki banyak ruang kosong berisi meja dan kursi yang sudah disiapkan.

Dodd mengungkapkan bahwa tidak ada gunanya staf mengatur tempat duduk di sekitar kuburan, dan tidak menyarankan pengunjung untuk duduk di atasnya.

Namun, dia melanjutkan untuk acara mendatang pengunjung bisa melihat tanda-tanda yang dipasang termasuk bagian-bagian kuburan.

5. Permintaan Maaf

Vikaris St Mary, Pendeta Martin Anderson, meminta maaf atas segala kekesalannya yang dia ungkapkan ke media sosial.

"Saya sedih bahwa acara ini, yang kami harapkan akan membawa kegembiraan dan kepositifan di komunitas kami, telah menyebabkan begitu banyak kesedihan, dan meminta maaf kepada semua orang yang telah menyatakan keprihatinan mereka,” ujar Martin di halaman Facebook gereja, Senin (27/09/21).

6. Untuk Pengumpulan Dana

Martin just mengungkapkan selain untuk membuat ruang baru, hasil dana yang mereka kumpulkan juga digunakan untuk perbaikan gedung.

"Selama beberapa hari terakhir pintu kami terbuka sekali lagi untuk anggota komunitas lokal kami, tua dan muda, yang datang untuk menikmati Festival Bir kami, mendukung bisnis lokal dan menghabiskan waktu. dengan teman lama dan baru,” tulisnya.

"Melalui ini kami juga dapat mengumpulkan dana untuk membantu memelihara gedung kami yang indah, serta menawarkan ruang untuk persahabatan dan komunitas,” lanjut Martin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini