BANDUNG - Sebuah video yang memperlihatkan oknum warga yang menggetok tarif parkir bus hingga Rp150.000 di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat viral di media sosial.
Dalam video, terlihat tiga orang oknum warga disorot kamera dengan narasi bahwa mereka mematok tarif parkir dengan harga selangit di sekitar kawasan wisata Farmhouse, Lembang.
"Nih gaes, izin melaporkan, ini masih ada beberapa parkiran di kawasan Farmhouse Lembang dengan tarif Rp150.000," ujar si perekam video sambil terus menyorot wajah oknum-oknum warga itu.
Baca Juga: Tarif Parkir Rp60 Ribu/Jam Masih Usulan untuk Revisi Pergub
Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut diambil pada Minggu 10 Oktober 2021 lalu. Dalam video juga diperlihatkan bukti lembaran tiket bertuliskan 'Karcis Parkir Mobil' dan tulisan tangan '150.000'.
Beragam komentar warganet yang umumnya menyesalkan perilaku oknum warga itu pun bermunculan. Mereka dituding sebagai orang-orang malas yang bisa menyebabkan wisatawan enggan berkunjung ke kawasan wisata Lembang.
Menanggapi video viral tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, tarif parkir mahal akan memberikan kesan negatif kepada para wisatawan. Imbasnya, jumlah kunjungan pun menurun dan berdampak pada ekonomi masyarakat.
"Jika pengalamannya negatif, maka kunjungan juga bisa berkurang. Ini harus kita antisipasi bersama karena pariwisata ini akan merupakan salah satu sektor yang penting untuk kebangkitan ekonomi di masa pandemi Covid-19," ujar Dedi, Selasa (12/10/2021).
Baca Juga: Viral Tarif Parkir Rp20 Ribu di Malioboro, Forpi: Jika Dibiarkan Coreng Citra Yogyakarta
Dedi mengakui, persoalan serupa juga banyak terjadi di daerah tujuan wisata di Jabar. Bahkan, dia pun pernah menemukan tarif parkir kendaraan sebesar Rp150.000 di salah satu objek wisata yang dikelola bersama dengan warga setempat di wilayah selatan Jabar.