Diteror Pinjol Ilegal, Pemuda di Pakis Malang Gantung Diri

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 23 Oktober 2021 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 519 2490522 diteror-pinjol-ilegal-pemuda-di-pakis-malang-gantung-diri-EHCrgTDOz6.jpg Polisi mendatangi lokasi bunuh diri korban pinjaman online (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Teror penagih pinjaman online (pinjol) kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang pemuda di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia bunuh diri. Pemuda berinisial MEM (20) nekat mengakhiri hidupnya lebih cepat, karena diduga tak tahan diteror penagih utang pinjol.

Kapolsek Pakis KP M. Lutfi mengatakan, korban ditemukan pertama kali gantung diri di rumahnya pada Jumat sore Jumat 22 Oktober 2021 sekitar pukul 17.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh tetangganya bernama Yoga.

"Diduga korban tidak tahan dengan teror dari penagih utang pinjaman online, sehingga korban memlih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," kata Lutfi, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Sabtu pagi (23/10/2021).

Baca Juga:  Polri Sita Rp20,4 Miliar saat Tangkap Pendana Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi

Hal ini disebut Lufti terungkap dari keterangan saksi mata yang juga tetangga korban, kepada Yoga korban sempat mengeluh membutuhkan uang untuk membayar tagihan pinjaman online diduga ilegal yang melilitnya.

"Pada hari Kamis, 21 Oktober 2021 sekira pukul 21.00 Wib, korban sempat berbincang dengan saudara Yoga yang merupakan teman dan juga masih tetangga korban. Bahwa korban membutuhkan uang untuk membayar tagihan pinjaman online," bebernya.

Selama ini korban enggan menceritakan tagihan pinjaman online yang menderanya ke keluarganya. Sebab, dari keterangan keluarga korban diketahui MEM merupakan orang yang jarak berkomunikasi dengan keluarga.

"Jadi korban tidak pernah menceritakan tanggungannya terhadap pinjol ini kepada keluarganya," ucap dia.

Jenazah almarhum sesaat setelah ditemukan langsung dievakuasi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan menyimpulkan MEM meninggal karena bunuh diri.

"Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga menerima kenyataan bahwa ini sebagai takdir," jelasnya.

Baca Juga: Mahfud MD: Ada Laporan Orang Meninggal karena Pinjol, Keluarganya Diteror Suruh Bayar

Lutfi menambahkan, saat ini pihaknya telah mengamankan serangkaian barang bukti terkait kasus ini, di antaranya tali yang dipakai korban untuk mengakhiri hidupnya, serta dua bua kursi yang digunakan untuk pijakan korban.

"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, jangan mudah tergiur bujuk rayu pinjol, apalagi pinjol ilegal, karena kalau nggak bisa bayar akan diteror, dan bunga akan membengkak beberapa kali lipat," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini