Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Terima 819.600 Vaksin Moderna dari Belanda

Dimas Choirul , Jurnalis-Sabtu, 30 Oktober 2021 |15:08 WIB
 Indonesia Terima 819.600 Vaksin Moderna dari Belanda
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia menerima dukungan vaksin Covid-19 dari Belanda. Dalam kedatangan vaksin tahap ke-108 pada Sabtu (30/10/2021), Indonesia menerima sebanyak 819.600 dosis moderna.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan, ratusan ribu vaksin tersebut diterima dalam bentuk jadi.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tinggi kepada negara sahabat yang telah ikut membantu dukungan vaksin. Kali ini bantuan datang dari pemerintah Belanda berupa Vaksin Moderna sebanyak 819.600 dosis," ujarnya, Sabtu (30/10/2021).

Baca juga: Agensi Kesehatan Amerika Kategorikan Covid-19 Indonesia di Level Rendah, Airlangga Terus Dorong Vaksinasi

Usman juga mengatakan, dengan kedatangan tahap ke-108 ini maka total jumlah vaksin yang tiba di tanah air mencapai 313.155.360. Jumlah ini merupakan vaksin dari berbagai merk baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk. Vaksin tersebut diperoleh dari pembelian langsung dan juga bantuan dari negara sahabat.

"Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," katanya.

Baca juga: Tambah 6,5 Juta Dosis, Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Usman menambahkan, selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar. Menurutnya, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi.

"Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement