MALANG - Trimah, lansia asal Magelang yang diserahkan keluarganya ke panti jompo Griya Lansia Husnul Khatimah Malang yang viral, ternyata bukan yang pertama.
Sebelum Trimah, pengelola panti jompo yang berada di Dusun Baran, Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, terlebih dahulu menerima dua lansia, yang anaknya enggan merawatnya lagi.
Dua lansia ini bernama Martiin, asal Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo, yang diserahkan 2 Agustus 2021 oleh dua orang anaknya ke panti jompo.
Sedangkan satu lansia lainnya yakni Soetiyo, asal Kabupaten Jombang, yang juga 'dibuang' oleh ketiga anaknya ke Griya Lansia Husnul Khatimah.
Ketua Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah Arief Camra menyatakan, selain satu lansia yang diserahkan pada Selasa 26 Oktober 2021 lalu dan viral beredar di media sosial. Pihaknya sebenarnya menerima dua orang lansia yang juga diserahkan oleh sang anak, lantaran tak sanggup lagi merawatnya.
Baca juga: Anak Trimah Angkat Bicara, Bantah Menelantarkan dan Sebut Ibunya Sering Buat Ulah
Mirisnya dari ketiga lansia ini sang anak sepakat bertandatangan menyerahkan perawatan, termasuk proses pemakaman saat meninggal. Artinya anak-anaknya tak mau memakamkan jasad orang tuanya.
Baca juga: Miris! Ibu Ditelantarkan 3 Anak di Panti Jompo karena Sibuk, Berikut 5 Faktanya
"Menandatangani surat untuk permohonan sekaligus penyerahan orang tua, dan apabila meninggal itu diserahkan ke kita, pada proses pemakamannya.
Jadi sebenarnya bukan kasus yang pertama, tetapi kasus yang ketiga di sini sudah ada Pak Martin dan Soetiyo," kata Arief Camra saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Selasa (2/11/2021).