Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dirjen Haji Buka-bukaan soal Keberangkatan Jamaah Umrah ke Arab Saudi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |03:57 WIB
Dirjen Haji Buka-bukaan soal Keberangkatan Jamaah Umrah ke Arab Saudi
Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah masih mematangkan skema atau skenario perjalanan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19. Komunikasi terus dibangun antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan, saat ini pihaknya memang sudah menyiapkan beberapa langkah atau skema perjalanan ibadah umrah, namun belum ada keputusan resmi dari pihak Arab Saudi. Persiapan yang sudah dilakukan mulai dari persiapan teknis hingga desain waktu keberangkatan.

"Ibaratnya begini, Anda punya kawan ‘eh main yuk ke rumahku’ kapan bang datangnya, berapa orang nih kita bisa bawa orang, apa saja yang perlu disiapkan, Anda belum jawab lagi, nah kira-kira begitu," kata Hilman dalam Special Dialogue Okezone.

Hilman menambahkan, Arab Saudi memang telah membuka pintu umrah untuk calon jamaah Indonesia, namun panduan teknisnya belum diumumkan oleh pihak Arab Saudi. Dengan demikian merujuk aturan sebelumnya bahwa jamaah umrah dari Indonesia itu harus mendapatkan salah satu dari vaksin diakui Arab Saudi.

"Artinya standar kesehatannya sudah harus memenuhi standar mereka," katanya.

Selain vaksin Covid-19 yang diakui Arab Saudi, hal yang perlu diperhatikan adalah sistem informasi seperti data-data calon jamaah umrah yang harus bisa dideteksi di Arab Saudi.

"Data basenya harus bisa terbaca, kemudian dari sisi kita, kita harus siapkan satu prokes yang bisa betul-betul memberikan jaminan keamanan buat jamaah kita di sini maupun jamaah lain di Saudi," katanya.

Menurut Hilman, hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa jamaah umrah yang berangkat sudah memenuhi standar dari Arab Saudi, mulai dari seleksi hingga bebas dari Covid-19.

"Jadi yang berangkat itu sudah aman. Memang masih terkendala beberapa hal, termasuk juga mengenai kewajiban vaksin dengan merek tertentu dan juga tentang karantina yang banyak memberatkan jamaah," katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement