Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Biaya Umrah di Masa Pandemi Covid-19 Bakal Naik, Jadi Berapa?

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |06:57 WIB
Biaya Umrah di Masa Pandemi Covid-19 Bakal Naik, Jadi Berapa?
Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bocoran biaya umrah di masa pandemi Covid-19. Saat ini Kementerian Agama sudah membuat formulasi perhitungan biaya umrah.

Lalu berapa biaya umrah di masa pandemi Covid-19?

"Kita sudah siap hitung tapi kan belum perlu di-publish," kata Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief dalam Special Dialogue Okezone dengan Tema Menanti Kepastian Haji dan Umrah, Bagaimana Selanjutnya?

Hilman menjelaskan, pada dasarnya biaya umrah sudah ada penetapan standar. Namun, karena di masa pandemi, maka diperkirakan akan ada penyesuaian biaya umrah. "Kita nanti tinggal siapkan referensinya tapi kan referensinya itu juga harus sesuai dengan sistem atau mekanisme perjalanan umrahnya," katanya.

Sekadar catatan, biaya umrah sebelum masa pandemi Covid-19 sekira Rp20 juta hingga Rp25 juta. "Kita buat referensinya ketinggian karena mempertimbangkan a, b, c, d e sementara dalam implementasinya hanya sampai a b c tidak sampai d e f g h. Nah ini masih kita tunggu," katanya.

Untuk potensi kenaikan biaya umrah di masa pandemi, Hilman mengakui hal tersebut tergantung pada proses karantina sebelum dan sesudah perjalanan umrah.

"Kenaikan biaya itu seperti apa berapa persen itu juga tergantung, apakah perlu karantina, karantinanya di mana, di hotel di asrama haji itu kan juga mempengaruhi. Kalau berangkatnya oke, kalau pulangnya seperti apa," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement