JAKARTA - Pemerintah Indonesia berharap mendapatkan kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan. Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah menjadi pintu masuk untuk melobi Arab Saudi.
Namun dengan catatan, perjalanan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 berjalan aman, sehat dan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Lalu jika ada perjalanan ibadah haji tahun depan, siapa yang jadi calon jamaah prioritas?
"Kuotanya belum diumumkan. Kita lihat mungkin ya pembatasan apakah masih ada pembatasan usia misalnya," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief dalam Special Dialogue Okezone dengan Tema Menanti Kepastian Haji dan Umrah, Bagaimana Selanjutnya?
Hilman menekankan calon jamaah umrah atau haji yang akan diberangkatkan harus memenuhi aspek yang sangat penting yakni kesehatan.
"Yang haji itu misalnya 60 tahun ke bawah apakah bebas, yang penting kesehatannya. Usia berapa pun selama kesehatannya standar diizinkan, nah ini kan belum. Kita berharap yang lebih fleksibel lah," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah sebagai pintu masuk agar Indonesia mendapat kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan.