“Kami sama sekali tidak tahu tentang Curiosity Expo,” ungkapnya.
"Saya tidak akan terlibat dalam hal seperti itu,” lanjutnya.
Namun Nassiri pada hari Rabu (03/11) mengatakan dia telah meminta maaf kepada janda Saunders dan mengklaim perusahaannya seharusnya berbuat lebih banyak untuk apa yang telah direncanakan oleh Death Science untuk tubuh itu.
“Kita seharusnya melakukan lebih banyak penelitian investigasi untuk mengetahui dengan tepat apa yang mereka lakukan,” tambahnya.
Nassiri mengatakan perusahaannya sekarang memiliki mayat David Saunders.
Dia mengatakan dia mengharapkan mayatnya dikremasi dan dikembalikan ke keluarganya dalam waktu dekat.