Share

Kisah Serangan Teror Bersenjata 13 November 2015 di Paris

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Sabtu 13 November 2021 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 18 2500892 kisah-serangan-teror-bersenjata-13-november-2015-di-paris-zfuofWBvqg.jpg Serangan teror bersenjata di Paris pada 13 November 2015 (Foto: Reuters)

PARIS - Serangan teror bersenjata di sejumlah lokasi di Kota Paris, Prancis diklaim telah menewaskan sedikitnya 150 orang, pada Jumat , 13 November 2015 waktu setempat.

Menurut reporter sebuah radio Prancis, Julien Pearce, yang berada di gedung Bataclan yang sedang menggelar konser, dua pria bersenjata senapan serbu Ak-47 langsung mengeksekusi para penonton.

"Tembakan berlangsung 10-15 menit dan menyebabkan orang-orang yang berada di gedung berteriak ketakutan," ujarnya.

Pearce beruntung bisa lolos dari penembakan tersebut. Dia menyatakan begitu banyak mayat-mayat tergeletak di gedung tersebut. "Ada 20-25 mayat yang tergeletak di lantai," tuturnya.

 Baca juga: Pelaku Penembakan Paris Ditahan dalam Keadaan Mabuk

Saat itu, warga Paris telah diminta untuk tetap berada di dalam ruangan dan sekitar 1.500 personil telah diterjunkan ke seluruh penjuru kota. Serangan mematikan itu sepertinya sudah menargetkan gedung konser Bataclan.

Disebutkan, ada enam sampai delapan orang penyandera masuk ke gedung. Hal ini berdasarkan pengakuan orang yang selamat saat penyerangan terjadi. Para pelaku menyandera sekitar 60 orang di dalam gedung.

Baca juga:  BREAKING NEWS: Lima Orang Diciduk Usai Digagalkannya Rencana Serangan Bom di Paris

Selain itu, tiga ledakan lain terdengar di dekat stadion Stade de France, yang sedang menggelar laga persahabatan Prancis-Jerman. Seorang saksi mata mengatakan salah satu ledakan terjadi di depan restoran McDonald yang berada di luar stadion.

Pertandingan tetap berlanjut sampai akhir. Tetapi para penonton ketakutan dan berkumpul di lapangan secara spontan.

Salah satu Televisi lokal, TF1, melaporkan, sedikitnya 35 orang tewas di dekat stadion sepak bola tersebut, termasuk dua tersangka pelaku bom bunuh diri.

Polisi sempat mengitari Stade de France dengan Helokopter sebelum akhirnya mengevakuasi Hollande dari stadion untuk kemudian dilarikan ke Kementerian Dalam Negeri.

Penembakan lainnya juga terjadi di luar sebuah restoran Kamboja yang terrletak di Distrik 10, Paris. Selain itu, aksi serupa terjadi pula di Rue de Charonne di Distrik 11 dan pusat perbelanjaan Les Halles.

Seorang saksi mata bernama Anna mengatakan, ada banyak orang dan tubuh yang tergeletak

“Saya melihat ada tubuh di sana. Ini mengerikan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini