Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lockdown Covid-19, Rakyat Korut Makin Banyak Makan Daging Kelinci

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 26 November 2021 |12:16 WIB
<i>Lockdown</i> Covid-19, Rakyat Korut Makin Banyak Makan Daging Kelinci
Rakyat Korut semakin banyak makan daging kelinci (Foto: Reuters)
A
A
A

Yang dimaksud kegiatan antiepizootik adalah upaya-upaya untuk mencegah penyebaran penyakit di kalangan hewan.

Sementara itu ‘daging dari rumput’ adalah istilah yang digunakan Partai Pekerja yang berkuasa di Korea Utara untuk mendorong rakyat, dan tentara pada masa-masa sulit, agar memanfaatkan semaksimal mungkin apa yang mereka miliki.

An Hong Hwa, seorang ibu rumah tangga, memelihara banyak kelinci di halaman apartemennya.

"Di rumah kami, kami memelihara sekitar 30 ekor kelinci yang dalam satu bulan bisa beranak 150 ekor. Jadi, kami biasanya memelihara lebih dari 1.000 ekor kelinci setiap tahun, dan rata-rata berat satu ekor kelinci adalah 3-4 kilogram. Kami memproduksi lebih dari 3 ton daging setiap tahun. Pencapaian ini, mengembangbiakkan kelinci, membuat saya merasa bahwa tak ada apapun yang tidak dapat kita lakukan, kalau kita memiliki tekad kuat," katanya.

An Hong Hwa membagikan kelinci-kelinci itu kepada tentara dan pekerja konstruksi.

Korea Utara telah lama kekurangan protein dalam menu makanan mereka.

Bagian utara Semenanjung Korea ini merupakan daerah bergunung-gunung dan kekurangan lahan pertanian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement