Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hoegeng Gemar Bercerita sampai Lupa Waktu, Bahas Artis Seksi Hollywood Marilyn Monroe

Lutfiah , Jurnalis-Rabu, 01 Desember 2021 |06:01 WIB
Hoegeng Gemar Bercerita sampai Lupa Waktu, Bahas Artis Seksi Hollywood Marilyn Monroe
foto: istimewa
A
A
A

JAKARTA - Anak muda sekarang ini mungkin banyak yang tak mengenal Hoegeng Iman Santoso. Jenderal polisi itu merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di zaman transisi Orde Lama menuju Orde Baru.

Sebagai polisi, Hoegeng dikenal pribadi tak kenal kompromi, jujur, dan sangat sederhana.

Hoegeng juga pernah berkiprah cukup panjang saat dirinya dipercaya Presiden Soekarno untuk menjadi Menteri/Sekretaris Presidium Kabinet dan Menteri Iuran Negara, serta Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia pada periode tahun 1961-1966.

Dikutip dari buku Hoegeng Polisi dan Menteri Teladan yang ditulis Suhartono, berikut adalah kisah unik tentang kepribadian Hoegeng yang gemar bercerita hingga lupa waktu.

Baca juga: Kisah Jenderal Hoegeng, Hidup Pas-pasan Walau Pernah Jadi Kapolri

Hoegeng adalah sosok yang senang bercerita jika sudah pulang kantor. Kalau sudah bercerita, adakalanya ia tak ingat waktu. Ceritanya tak hanya tentang pengalamannya saat ia menjadi Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia, juga saat menjadi Menteri luran Negara.

Baca juga: Cerita Megawati Papasan dengan Jenderal Hoegeng yang Naik Sepeda ke Kantor

Adakalanya isi ceritanya diselingi dengan joke-joke segar yang lucu. Bahkan, terkadang nakal sehingga membuat orang tertawa terpingkal-pingkal. Misalnya, cerita tentang Marilyn Monroe, aktris seksi Hollywood, AS.

Pernah karena asyiknya bercerita, jam pulang kantor sudah lama terlewati. Hoegeng pun segera menghentikan ceritanya, dan buru-buru minta maaf ke Soedharto Martopoespito, Sekretarisnya yang lebih akrab disapa Dharto.

"Ayo, tutup kantornya Mas Dharto, kita pulang. Maaf, Hoegeng terlalu menyita waktu dengan banyak cerita sehingga Mas Dharto tidak bisa pulang tepat waktu. Kasihan manten anyar (pengantin baru)," katanya meledek Dharto yang waktu itu belum lama menikah.

Sebelum meninggalkan kantor, Hoegeng pun seperti biasa selalu memberi hormat kepada Dharto, yaitu dengan cara mengangkat telapak tangan kanannya di depan dahi dengan sikap sempurna. Sikap Hoegeng tersebut sangat mengesankan Dharto.

Baginya, Hoegeng merupakan sosok pemimpin yang bisa menghargai siapa pun meskipun hanya kepada anak buahnya.

Hoegeng memang terkenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan menghargai siapapun. Banyak sekali kisah kesederhanaannya bahkan dirinya menolak untuk dilakukan pengawalan dan mobil dinas saat menjabat.

Baca juga: 100 Tahun Jenderal Hoegeng, Jalan Terjal Misteri Pemerkosaan Sum Kuning

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement