Kisah Rebutan Anak 2 Negara, Wanita Jepang Sembunyikan Buah Hati dari Suaminya Pria Prancis

Susi Susanti, Okezone · Kamis 02 Desember 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 18 2510840 kisah-rebutan-anak-2-negara-wanita-jepang-sembunyikan-buah-hati-dari-suaminya-pria-prancis-wurSIIIZzB.jpg Kisah rebutan anak 2 negara antara Jepang dan Prancis (Foto: Facebook)

PRANCIS - Para pejabat di Prancis telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk seorang wanita Jepang yang dituduh menyembunyikan dua anaknya dari ayah Prancis mereka.

Kasus ini telah menghidupkan kembali perdebatan tentang "penculikan orang tua" di Jepang, karena tidak ada konsep hak asuh bersama.

Vincent Fichot mengatakan istrinya menghilang dari rumah keluarga di Tokyo bersama dua anak mereka tiga tahun lalu. Dia belum melihat anak-anaknya sejak itu.

Baca juga: Bisakah Bikin Anak Jadi Kritis di Era Digital?

Kantor berita AFP melaporkan Prancis kini telah mengeluarkan surat perintah atas tuduhan termasuk penculikan orang tua.

Kritikus menuduh pihak berwenang mencari cara lain ketika satu orang tua memblokir akses orang lain ke anak-anak mereka. Kelompok hak asasi manusa (HAM) memperkirakan bahwa sekitar 150.000 anak di bawah 18 tahun dipisahkan secara paksa dari orang tuanya setiap tahun di Jepang.

Surat perintah Prancis juga menuduh istri Fichot membahayakan anak di bawah umur.

Baca juga: Cara Mengatasi Kecemasan Orangtua saat Anak PTM

Fichot menjadi berita utama internasional ketika dia melakukan mogok makan tiga minggu selama Olimpiade Tokyo tahun ini untuk menarik perhatian pada masalah ini.

"Proses perceraian sedang berlangsung. Kami tidak memiliki keinginan untuk bertarung di luar pengadilan,” terang seorang pengacara untuk istri Fichot mengatakan kepada AFP.

Seperti diketahui hukum Jepang tidak memasukkan ketentuan bagi orang tua yang berpisah untuk berbagi hak asuh.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini