JAKARTA — Meletusnya Gunung Semeru, membuat ribuan orang terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi yang telah disediakan. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penerapan protokol kesehatan (prokes) selalu diupayakan di titik-titik pengungsian erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.
Pemerintah, pun memprioritaskan penyelematan nyawa penduduk dengan melakukan evakuasi ke tempat lebih aman atau pengungsian. Semua itu dilakukan dengan cepat aerta memerhatikan keamanan.
"Protokol kesehatan selalu diupayakan dalam pelaksanaannya agar dapat terjaga dari penularan Covid termasuk di tempat pengungsian," ucap Wiku saat dihubungi MNC Portal, Senin (6/12/2021).
BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik kecamatan, antara lain :
305 orang mengungsi di beberapa fasilitasi pendidikan dan balai desa di Kecamatan Pronojiwo dengan rincian :
- SDN Supiturang 04 ± 80 orang
- Masjid Baitul Jadid Dsn. Supiturang ± 50 orang
- SDN Oro-Oro Ombo 3, ± 20 orang
Baca Juga : Gunung Semeru Meletus, Kepala BNPB Lakukan Pemantauan Udara Pakai Helikopter
- SDN Oro-Oro Ombo 2, ± 35 orang
- Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng Desa Oro-oro Ombo ± 20 orang
- Balai Desa Oro-Oro Ombo ± 40 orang
- Balai Desa Sumberurip ± 25 orang
- SDN Sumberurip 2, ± 25 orang
- Sebagian masyarakat mengamankan diri di rumah keluarganya di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus, Desa Oro-Oro Ombo.