Share

Selandia Baru Akan Berlakukan Larangan Beli Rokok Seumur Hidup Bagi Kaum Mudanya

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 09 Desember 2021 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 18 2514545 selandia-baru-akan-berlakukan-larangan-beli-rokok-seumur-hidup-bagi-kaum-mudanya-xFuKTQfVjr.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

WELLINGTON - Selandia Baru berencana untuk memberlakukan larangan seumur hidup bagi kaum mudanya untuk membeli rokok di negara itu. Tindakan, yang merupakan salah satu langkah paling keras terhadap industri tembakau ini, diambil karena upaya lain dinilai memakan waktu terlalu lama untuk menciptakan bebas rokok.

Rancangan undang-undang yang diajukan pada Kamis (9/12/2021) menyebutkan bahwa orang berusia 14 tahun ke bawah pada 2027 tidak akan pernah diizinkan untuk membeli rokok di Selandia Baru. Undang-undang ini, jika disahkan, juga akan mengekang jumlah pengecer yang diizinkan menjual tembakau dan mengurangi kadar nikotin di semua produk.

BACA JUGA: Hamil Besar, Politikus Selandia Baru Kayuh Sepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan

"Kami ingin memastikan kaum muda tidak pernah mulai merokok sehingga kami akan membuat pelanggaran untuk menjual atau memasok produk tembakau asap ke kelompok pemuda baru," kata Mitra Menteri Kesehatan Selandia Baru Ayesha Verrall dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Reuters.

"Jika situasi saat ini tidak berubah, akan membutuhkan beberapa dekade sampai tingkat merokok Mฤori turun di bawah 5%, dan pemerintahan tidak mau meninggalkan situasi ini untuk rakyatnya."

Menurut angka pemerintah, saat ini, 11,6% dari semua warga Selandia Baru berusia di atas 15 tahun merokok, proporsi yang meningkat menjadi 29% di antara orang dewasa suku Maori asli.

Pemerintah akan berkonsultasi dengan satuan tugas kesehatan Maori dalam beberapa bulan mendatang sebelum memperkenalkan undang-undang ke parlemen pada Juni tahun depan, dengan tujuan menjadikannya undang-undang pada akhir 2022.

Pembatasan kemudian akan diluncurkan secara bertahap mulai 2024, dimulai dengan pengurangan tajam jumlah penjual resmi, diikuti dengan pengurangan persyaratan nikotin pada 2025 dan penciptaan generasi "bebas asap rokok" mulai 2027.

Paket tindakan tersebut akan membuat industri tembakau ritel Selandia Baru menjadi salah satu yang paling dibatasi di dunia, tepat di belakang Bhutan di mana penjualan rokok dilarang secara langsung. Tetangga Selandia Baru, Australia, adalah negara pertama di dunia yang mewajibkan kemasan rokok polos pada 2012.

Pemerintah Selandia Baru mengatakan sementara langkah-langkah yang ada seperti pengemasan biasa dan pungutan atas penjualan telah memperlambat konsumsi tembakau, langkah-langkah yang lebih keras diperlukan untuk mencapai tujuannya kurang dari 5% dari populasi merokok setiap hari pada 2025.

Aturan baru itu akan mengurangi separuh tingkat merokok di negara itu dalam waktu 10 tahun sejak diberlakukan, kata pemerintah.

Merokok membunuh sekitar 5.000 orang per tahun di Selandia Baru, menjadikannya salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah di negara itu. Data pemerintah menyebutkan bahwa empat dari lima perokok mulai merokok sebelum usia 18 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini