JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron saat ini berjumlah 8. Namun, dia memastikan bahwa kasus omicron tersebut telah ditangani oleh tenaga kesehatan profesional.
“Sampai saat ini 8 kasus positif bervarian omicron telah di screening di pintu kedatangan dan segera diisolasi dan ditangani oleh tenaga kesehatan profesional. Jika didapati hasil negatif setelah masa karantina, penyintas tidak lagi mampu menularkan virus tersebut ke orang lain,” katanya dalam konferensi persnya, Kamis (23/12/2021).
Dia mengingatkan masyarakat harus tetap waspada karena kasus omicron cenderung bergejala ringan atau bahkan tanpa gejala.
“Untuk itu upaya testing, tracing dan karantina merupakan kunci agar dapat menscreening kasus dengan baik agar dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan penularan yang meluas di masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wiku mengatakan, keterisian tempat tidur nasional masih terkendali yakni hanya 2,73%.
“Menurut data per tanggal 19 Desember diketahui bahwa angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional yaitu 2,73%. Baik tempat tidur untuk isolasi maupun ICU. Bahkan angka keterisian per provinsinya tidak lebih dari 30%. Sehingga dapat disimpulkan kondisi pelayanan di rumah sakit masih terkendali dan tidak terjadi peningkatan perawatan akibat lonjakan kasus,” tuturnya.
Baca Juga : Hadapi Varian Omicron, Pemerintah Minta RS Siapkan Langkah Kontigensi
Dia mengatakan, pemerintah terus mendorong rumah sakit di seluruh Indonesia untuk melakukan penyiapan langkan kontijensi. Salah satunya melakukan konversi tempat tidur untuk pelayanan Covid-19 jika kapasitas keterisiannya sudah melebihi 60% kapasitas.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.