Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Walkot Bekasi Rahmat Effendi Kena OTT, Ini Respon Menpan RB

Muhammad Farhan , Jurnalis-Kamis, 06 Januari 2022 |08:06 WIB
 Walkot Bekasi Rahmat Effendi Kena OTT, Ini Respon Menpan RB
Illustrasi (foto: dok Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Pasca terjaringnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meresponnya sebagai peringatan. Dia merespon ini sebagai percontohan untuk dirinya dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) supaya berhati-hati.

"(Saya) harus hati-hati pada diri saya, dan teman-teman pejabat ASN," kata Tjahjo kepada MNC Portal pada Rabu (5/1/2022).

Baca juga:  Hari Ini, KPK Tentukan Status Hukum Wali Kota Bekasi yang Terjaring OTT

Tjahjo merujuk skor indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Nasional yang menyentuh 72,4%. Hasil survei yang melibatkan Kemenpan RB dan KPK tersebut, bagi Tjahjo, membuktikan bahwa OTT Wali Kota Bekasi sebagai suatu keprihatinan.

"Jadi wajar dan memungkinkan ada OTT tiap hari. Ini yang bikin saya prihatin," sambungnya.

Baca juga:  Tiba di KPK Usai Terjerat OTT, Wali Kota Bekasi Bungkam

Sebagi informasi, SPI 2021 dilakukan terhadap 98 kementerian/lembaga, 34 provinsi, dan 508 kabupaten/kota dengan responden sebanyak 255.010 orang. Skor Indeks Integritas Nasional SPI 72,43 tersebut di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 yakni 70.

Indeks Integritas Nasional mengukur tingkat risiko korupsi pada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah melalui persepsi dan pengalaman masyarakat. Survei SPI juga menggunakan data objektif dari pihak internal lembaga, masyarakat pengguna layanan, dan para pihak pemangku kepentingan.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement