Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Lokasi Kerajaan Sriwijaya, Apa Benar di Palembang?

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |06:01 WIB
Misteri Lokasi Kerajaan Sriwijaya, Apa Benar di Palembang?
Kerajaan Sriwijaya (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Keberadaan Kerajaan Sriwijaya masih terus menjadi misteri hingga saat ini. Berbagai temuan harta karun yang diduga peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Sungai Musi membuat sejumlah sejarawan hingga arkeolog menyakini bahwa ibu kota Sriwijata berada di Palembang, Sumatera Selatan.

Seorang sarjana Jepang, Takakusu menerjemahkan karya I-Tsing, Nan-Hai-Chi-Kuei-Nai Fa-Chan ke dalam bahasa Inggris dengan judul A Record Of The Budhist Religion As Practised In India And The Malay Archipelago pada 1896 silam.

Dalam buku tersebut tak disebutkan adanya Kerajaan Sriwijaya, namun yang ada yakni Kerajaan Shih-Li-Fo-Shih.

Di sisi lain, sejarawan George Coedes menuliskan buku Le Royaume De Crivijaya pada 1918 yang khusus membahas tentang Kerajaan Sriwijaya tersebut.

Coedes kemudian menetapkan bahwa Sriwijaya adalah nama sebuah kerajaan di Sumatera Selatan berdasarkan terjemahan prasasti kota Kapur yang memuat nama kerajaan Sriwijaya dan karya I-Tsing yang memuat nama Shih-Li-Fo-Shih lima tahun sebelum tahun 1913.

Dia pun menetapkan bahwa letak ibukota Kerajaan Sriwijaya berada di Palembang, Sumatera Selatan dengan bersandar pada anggapan Groeneveldt dalam karangannya, Notes On The Malay Archipelago And Malacca, Compiled From Chinese Source, yang menyatakan bahwa, San-Fo-Tsi adalah Palembang.

Ahli bahasa Sanskerta Johan Hendrik Caspar Kern menerbitkan tulisan tentang prasasti Kota Kapur berdasarkan sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di pulau Bangka.

Baca juga: Deretan Fakta Kerajaan Sriwijaya, Nomor 5 Pulau Emas Dihuni Ular Pemakan Manusia

Pria yang karib disapa Prof Kern menganggap nama kerajaan Sriwijaya yang tercantum pada prasasti tersebut sebagai nama seorang raja, karena Cri biasanya digunakan sebagai sebutan atau gelar raja.

Baca juga: Kisah Bilik Gundik di Kapal Zaman Sriwijaya: Mulai Misi Perdagangan hingga Diplomasi

Dalam buku Kerajaan Sriwijaya oleh Nia Kurnia dituliskan ada beberapa wilayah yang sering diklaim sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya, antara lain kota Palembang, Jambi, Lampung, Riau, dan Thailand. Masing-masing tempat didukung adanya temuan arkeologis yang berkaitan dengan Sriwijaya, baik berupa candi, prasasti, atau sisa struktur bangunan lama.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement