Share

IDI Sumut Siapkan Sanksi untuk Dokter Gita Jika Terbukti Suntikkan Vaksin Kosong

Yudha Bahar, iNews · Jum'at 21 Januari 2022 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 340 2535971 idi-sumut-siapkan-sanksi-untuk-dokter-gita-jika-terbukti-suntikkan-vaksin-kosong-gXmQICv8hi.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MEDAN - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara (Sumut), angkat bicara dalam proses pemeriksaan yang dilakukan petugas Diskrimum Polda Sumut, terkait dugaan suntikan vaksin Covid-19 kosong, terhadap sejumlah pelajar sekolah dasar yang viral di sosial media. IDI akan mengkaji tindakan Dokter Gita, jika melanggar kode etik profesi kedokteran akan ditindak.

Ketua IDI Sumut Dokter Ramlan Sitompul dalam jumpa pers, di aula Polres Pelabuhan Belawan menyampaikan pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan yang dilakukan petugas kepolisian yang sedang berjalan, hingga saat ini.

Mengenai tindakan yang dilakukan Dokter Gita yang menyuntikkan vaksin yang diduga kosong kepada pelajar sekolah dasar, di salah satu sekolah di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Ketua IDI Sumut mengatakan proses pengambilan keputusan akan dilakukan oleh para ahli dibidangnya.

"Dalam proses pemeriksaan internal, kami akan melakukan sejumlah proses yang matang, sehingga tidak menimbulkan gejolak baik di dalam tubuh IDI maupun dampak ke masyarakat," jelas Dokter Ramlan, Jumat (21/1/2022).

Hingga kini petugas kepolisian Diskrimum Polda Sumut, masih terus mendalami motif dan dugaan-dugaan atas perbuatannya Dokter Gita, yang diduga menyuntikkan vaksin kosong ke tubuh pelajar sekolah dasar di sekolah di kawasan Medan Labuhan, Kota Medan tersebut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini