JAKARTA - Suku Dayak kembali mencuat namanya setelah sempat mengadakan unjuk rasa besar-besaran atas pernyataan jurnalis senior Edy Mulyadi, yang diduga menghina warga Kalimantan, beberapa waktu lalu.
(Baca juga: Siapa Panglima Kumbang Pengawal Habib Bahar dari Lapas?)
Dilansir beragam sumber, Selasa (25/1/2022) Suku Dayak sendiri merupakan penduduk asli pulau Borneo atau pulau Kalimantan. Suku tersebut terkenal akan berbagai mitos dan misteri terkait kehidupan mereka.
(Baca juga: Amarah Pasukan Merah Dayak Meledak, Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat)
Salah satunya adalah keberadaan Panglima Kumbang dan Panglima Burung. Keduanya merupakan sosok misterius yang tidak diketahui pasti kebenaran dan keberadaannya.
Beberapa percaya kalau keduanya bukan manusia, dan hanya akan muncul ketika Suku Dayak dalam kondisi terdesak. Misalnya ketika mereka sedang mengalami peperangan.
Namun, ada juga yang meyakini kalau Panglima Kumbang dan Panglima Burung adalah orang Dayak sakti dengan kemampuan di atas manusia pada umumnya.
Panglima Burung dikabarkan mempunyai kemampuan untuk mengubah wujudnya menjadi apapun yang dia mau. Mulai dari perempuan, laki-laki, anak kecil, maupun orang dewasa.
Selain itu, mitos lain mengatakan kalau Panglima Burung sudah meninggal. Tetapi, suku Dayak tetap bisa berkomunikasi dengan mereka dalam situasi genting.
Cerita lain juga menyebutkan kalau Panglima Burung adalah jelmaan burung enggang. Burung enggang sendiri merupakan fauna asli dari Kalimantan.