Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Aktif Naik 4.711, Dinkes : 2.892 Warga DKI Positif Omicron

Komaruddin Bagja , Jurnalis-Selasa, 01 Februari 2022 |23:09 WIB
Kasus Aktif Naik 4.711, Dinkes : 2.892 Warga DKI Positif Omicron
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

"Dari 2.892 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.581 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.311 lainnya adalah transmisi lokal," kata Dwi di Jakarta, Selasa (1/2/2022).

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 4.711 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 36.881 (orang yang masih dirawat/isolasi).

BACA JUGA:Anies Minta Warga Tak Panik Hadapi Lonjakan Kasus Varian Omicron 

"Perlu digarisbawahi bahwa 34.631 orang dari jumlah kasus aktif (93,9%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 6.388 orang sehingga total 919.743 kasus, yang mana 5.937 di antaranya (92,9%) juga merupakan transmisi lokal," terangnya.

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 38.369 spesimen.

 BACA JUGA:5 Orang Meninggal Terkonfirmasi Omicron, Menkes: 60% Belum Divaksin Lengkap

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 35.683 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.388 positif dan 31.981 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 60.085 orang dites, dengan hasil 5.150 positif dan 54.935 negatif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

 Vaksinasi Anak di Wilayah Tangerang Dikebut Guna Pencegahan Penyebaran Varian Omicron

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 226.069 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 789.891 per sejuta penduduk," tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 869.184 dengan tingkat kesembuhan 94,5%, dan total 13.678 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 16%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement