JAKARTA - Polda Metro Jaya hari ini memanggil Mochamad Ari Mulya, untuk dimintai keterangan sebagai pelapor atas kasus dugaan tindak pidana SARA terhadap masyarakat Sunda, yang dilakukan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan.
Dia dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Selasa, 8 Februari 2022 di Polda Metro Jaya. Undangan pemanggilan sebagai terlapor tercatat dengan nomor surat: B/472/II/R.E.S.2.5./2022/Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:Hentikan Kasus Arteria Dahlan, Polisi: Silakan Masyarakat Lapor ke MKD DPR
Berdasarkan surat undangan, Mochamad Ari Mulya dimintai menemui Panit II Tipid Siber, Iptu Ahmad B Suhardi dan Penyidik Pembantu Brigadir Slamet Maridi di Unit II Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Ketua Presidium Poros Nusantara, Urip Hariyanto membenarkan, adanya pemanggilan terhadap pelapor terkait kasus dugaan SARA yang menjerat Arteria Dahlan.
"Betul jadi undangan resmi kami terima tadi pagi agenda adalah pemeriksaan, jadwal mulai jam 10 pagi," kata Urip saat dihubungi, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Tanggapi Arteria Dahlan soal Kajati Jabar, Bima Arya: Orang Sunda Itu Pemaaf
Urip menegaskan, pemanggilan menjadi tanda bahwa penyelidikan masih berjalan. Urip enggan menanggapi pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan yang menyebut kasus ucapan Arteria yang terkesan mendiskreditkan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) terhadap orang Sunda bukan termasuk pelanggaran pidana.
"Sesuai undangan pemeriksaan terus berlanjut berdasarkan undangan yang kami terima. Kalau kemudian dari Humas menyampaikan demikian kita gak tahu dasar hukumnya seperti apa," ucap dia.
Urip mengetahui bahwa Anggota DPR RI memiliki hak imunitas. Namun, yang perlu digarisbawahi tidak ada tugas dan fungsi DPR untuk berbicara rasis.
"Tidak ada masuk di dalam tupoksi DPR untuk bicara rasis. Artinya di soal itu hak imunitas harus gugur," tandas dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.