Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratu Elizabeth Terus Dipantau Usai Bertemu Pangeran Charles yang Positif Covid-19

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 11 Februari 2022 |13:41 WIB
Ratu Elizabeth Terus Dipantau Usai Bertemu Pangeran Charles yang Positif Covid-19
Ratu Elizabeth II terus dipantau usai kontak dengan Pangeran Charles yang positif Covid-19 (Foto: Vogue)
A
A
A

INGGRIS - Ratu Elizabeth II sedang dipantau setelah melakukan kontak dengan Pangeran Charles, yang dites positif Covid-19 sebelumnya pada Kamis (10/2).

Menurut majalah People yang mengutip sumber kerajaan, meskipun Ratu tidak menunjukkan gejala virus corona, namun dia dilaporkan bertemu putranya Charles baru-baru ini. Kesehatannya akan terus dipantau, tetapi tidak akan ada pembaruan rutin yang diberikan.

Ratu dilaporkan telah divaksinasi penuh, meskipun Istana Buckingham baru mengkonfirmasi suntikan pertamanya.

Charles diketahui bertemu dengan Ratu pada Selasa (8/2) di Kastil Windsor untuk membagikan penghargaan penobatan. Saat ini, Charles mengisolasi diri setelah harus merombak jadwalnya karena infeksi.

Baca juga: Kembali Positif Covid-19, Pangeran Charles Isolasi Mandiri

"HRH sangat kecewa karena tidak dapat menghadiri acara hari ini di Winchester dan akan menjadwal ulang kunjungannya sesegera mungkin," tulis pernyataan Twitter Pangeran Wales dan Duchess of Cornwall.

Baca juga: Ratu Elizabeth Ingin Camilla Diberi Gelar 'Ratu' saat Pangeran Charles Jadi Raja

Pangeran seharusnya mengambil bagian dalam pembukaan patung Licoricia of Winchester, seorang pengusaha wanita Yahudi, dan kemudian bertemu dengan anggota komunitas Yahudi setempat. Patung itu diresmikan atas namanya.

Ini adalah kedua kalinya Charles terinfeksi virus corona setelah dinyatakan positif Covid-19 pada awal pandemi, pada Maret 2020. Saat itu, ia memiliki gejala ringan dan menghabiskan seminggu dikarantina di Skotlandia.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement