Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arab Saudi dan UEA Tolak Telepon Biden, Ingin Lebih Banyak Dukungan di Masalah Sensitif

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 11 Maret 2022 |09:26 WIB
Arab Saudi dan UEA Tolak Telepon Biden, Ingin Lebih Banyak Dukungan di Masalah Sensitif
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden AS Joe Biden (Foto: The New Daily)
A
A
A

Pada Selasa (8/3), Biden melarang impor minyak dan gas dari Rusia sebagai bagian dari sanksi mengenai kampanye militer Moskow melawan Ukraina. Pada saat yang sama, beberapa media AS melaporkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan pelonggaran sanksi atas impor minyak dari Venezuela untuk mengkompensasi hilangnya pasokan energi dari Moskow.

Presiden Nicolas Maduro mengkonfirmasi bahwa tim pejabat AS melakukan kunjungan langka ke negara Amerika Selatan selama akhir pekan, menggambarkan pertemuan itu sebagai "hormat" dan "ramah."

Banyak negara, termasuk AS, Inggris, dan negara-negara anggota UE, memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia, memukul bank-banknya, antara lain. Mayoritas negara-negara Eropa melarang penerbangan oleh maskapai Rusia, dan Moskow merespons dengan baik. Banyak perusahaan dan merek global mengatakan mereka akan meninggalkan pasar Rusia.

Rusia bersikeras bahwa mereka terpaksa menyerang tetangganya untuk mempertahankan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, yang memisahkan diri dari Ukraina tak lama setelah kudeta 2014 di Kiev. Moskow lebih lanjut mengatakan ingin Ukraina secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai negara netral, menolak tawarannya untuk bergabung dengan NATO suatu hari nanti. Kiev mengatakan serangan itu sepenuhnya tidak beralasan dan meminta bantuan masyarakat internasional.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement