"Pada minggu lalu tidak ada satu provinsi pun yang mengalami penambahan kasus yang lebih besar dibanding minggu sebelumnya," katanya.
Senada dengan kasus positif, lanjut Wiku, kasus aktif juga konsisten menunjukkan tren penurunan selama dua minggu berturut-turut hingga saat ini turun mencapai 52 persen. dari puncak.
Dari data yang dihimpun kasus aktif sempat mencapai titik tertingginya dengan jumlah kasus 580 ribu pertanggal 24 Februari 2022. Sementara per 16 Maret lalu jumlah kasus aktif habya sebesar 280 ribu kasus.
"Meskipun demikian angka saat ini masih jauh lebih tinggi hingga 3,5 kali lipat dibandingkan kasus aktif per 1 Februari sebelum Lonjakan kasus terjadi," imbuhnya.
Baca juga: Ketua Satgas IDI Yakin Indonesia Alami Perbaikan dalam Pengendalian Covid-19 Sebelum Ramadhan
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.