Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tinjau KEK Galang Batang, Bamsoet Dorong Hilirisasi Bahan Tambang

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 18 Maret 2022 |07:16 WIB
Tinjau KEK Galang Batang, Bamsoet Dorong Hilirisasi Bahan Tambang
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (foto: istimewa)
A
A
A

BINTAN - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui PP Nomor 42 Tahun 2017 pada 11 Oktober 2017 dan beroperasi pada 8 Desember 2018.

Luas area mencapai 2.333,5 hektar. Hingga akhir tahun 2021, jumlah investasi yang telah direalisasikan di KEK Galang Batang mencapai Rp 15,7 triliun, dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 3.480 orang.

"Keberadaan KEK Galang Batang sangat strategis karena menjadi sentra choke point Selat Malaka. Mempunyai akses langsung dengan Selat Malaka dan Laut China Selatan. Tidak heran jika Presiden Joko Widodo menargetkan agar keberadaan KEK Galang Batang mampu menyerap investasi hingga Rp 36,35 triliun pada tahun 2027 mendatang. Sekaligus menyerap tenaga kerja hingga 23.200 orang yang tersebar untuk industri pengolahan refinery sebesar 350 orang, industri pengolahan smelter sebesar 260 orang dan jasa dermaga serta pelabuhan yang berpotensi menciptakan multiplier effect di kawasan tersebut," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (18/3/22).

 BACA JUGA:Bamsoet Berbagi Cerita Kemah Bareng Jokowi di IKN, Semesta Seolah Merestui

Turut hadir antara lain Anggota MPR RI/DPR RI Robert Kardinal, perwakilan Pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Galang Batang George Santos, Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Gerry Yasid, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Manalu, Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Rudi Pranoto, dan Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, industri utama yang beroperasi dalam KEK Galang Batang adalah smelter untuk pengolahan bauksit yang dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Pada 25 Januari 2022 lalu, Presiden Joko Widodo telah melepas peluncuran ekspor perdana tahun 2022 Smelter Grade Alumina (SGA) di KEK Galang Batang dengan nilai ekspor mencapai Rp 104 Miliar dengan volume 21.001 ton.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement