INDRAMAYU - Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Indramayu Kelas IIB hampir lari ketakutan saat disuntik vaksin. Tak hanya itu, napi yang bernama Yefta tersebut minta dipegangi petugas Lapas agar mau divaksin.
Awalnya, pria berusia 31 tahun itu takut untuk disuntik. Namun, setelah petugas membujuknya dia akhirnya memberanikan diri dan siap divaksin.
BACA JUGA:2 Juta Orang di Jakarta Sudah Divaksin Booster
Sayangnya, setelah melihat jarum suntik Yefta ketakutan dan hampir lari. Setelah kembali dibujuk, diapun kembali mau divaksin. Lucunya, ketika jarum itu disuntikkan, WBP tersebut meremas erat tangan petugas yang memeganginya hingga petugas Lapas kesakitan.
Kepala Lapas Indramayu Kelas IIB, Beni Hidayat mengatakan, memang ada beberapa orang WBP yang diketahui memiliki fobia terhadap jarum suntik, sehingga mereka ketakutan saat dilakukan vaksinasi.
BACA JUGA:Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Begini Respons Muhammadiyah
"Tetapi para petugas kami dan para tenaga kesehatan tidak pernah mengenal lelah, sehingga berbagai cara mereka lakukan agar kegiatan vaksinasi berjalan dengan baik," katanya.
Beni menyampaikan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Indramayu Kelas IIB, Rabu (23/3/2022) itu diikuti sebanyak 556 WBP, dengan rincian, 447 WBP mengikuti vaksinasi Booster, 58 WBP vaksinasi kedua, dan 51 WBP vaksinasi pertama.
"Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk meminimalisir angka penularan Covid-19 di lingkungan Lapas, sekaligus dalam rangka momentum rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 58," ujar dia.
Beni menambahkan, kegiatan vaksinasi tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu melalui tenaga kesehatan dari Puskesmas Plumbon dan didukung penuh oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.