Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gas 3 Kilogram Langka dan Mahal, Warga Kalsel Kembali Gunakan Kayu Bakar

Zulkifli Yunus , Jurnalis-Rabu, 23 Maret 2022 |16:57 WIB
Gas 3 Kilogram Langka dan Mahal, Warga Kalsel Kembali Gunakan Kayu Bakar
Warga Kalsel kembali gunakan kayu bakar (Foto; iNews/Zulkifli)
A
A
A

Menurut Mahrina untuk mengurangi asap di dalam rumah ia terpaksa membuat dapur kecil di samping rumah untuk memasak atau merebus air.

Rustam warga RT 2 Desa Galam lainnya juga mengaku keluarganya sudah jarang menggunakan gas LPG 3 kg, sejak gas sering menghilang dari pangkalan, untuk keperluan memasak Rustam mengambil kayu bakar di dalam hutan tidak jauh dari pemukiman.

“Biasanya saya mencari kayu cukup untuk keperluan satu minggu, kayu tersebut sebelum digunakan terlebih dahulu dikeringkan,” ujar Rustam yang menyimpan kayu bakar di kolong rumahnya.

Sementara itu Tuarti warga RT 3 Desa Tirta Jaya, Kecamatan Bajuin membenarkan saat ini ia kesulitan mencukupi kebutuhan gas 3 kg untuk berjualan gorengan, Tuarti mengatakan satu hari ia menghabiskan sampai 2 tabung.

“Jatah dipangkalan terdekat hanya dua tabung, sedangkan setiap hari menghabiskan sampai 2 tabung, jadi sisanya terpaksa membeli di luar pangkalan, bahkan sampai ke Kota Pelaihari,” kata Tuarti.

Tuarti mengaku tidak jarang ia terpaksa tidak berjualan, karena tidak memperoleh gas.

Masih adanya warung yang mengecer gas 3 Kg di luar pangkalan, menjadi pertanyaan warga, mengingat Pemkab Tala melarang penjualan LPG 3 Kg di luar pangkalan, bahkan beberapa waktu lalu ada pemilik pangkalan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Tala dan dijatuhi denda belasan juta bahkan puluhan juta rupiah.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement