BLITAR - Animals Hope Shalter bersama Polsek Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur menggerebek tempat yang diduga menjadi pemotongan anjing. Dari tempat tersebut, polisi mendapati 34 ekor anjing hidup yang disekap serta 6 ekor sudah disembelih.
Tidak hanya itu, ada sejumlah anjing yang ditemukan mati dalam kandang. Selain itu, petugas juga mendapati 6 ekor anjing yang telah disembelih dan dimasukkan di dalam mesin pendingin daging.
Atas temuan tersebut, Animals Hope Shalter pun melaporkan pemilik tempat pemotongan ke Polres Blitar. Kini, Polres Blitar sendiri tengah memintai keterangan dari pemilik tempat tersebut.
Baca Juga: Viral Anjing Dibakar Hidup-Hidup, Perekam Video Asik Tertawa
Dari keterangan sementara, anjing-anjing tersebut dibeli oleh pemilik usaha dari sejumlah warga. Pemilik pemotongan, juga hanya menjual daging anjing tersebut ke warung di wilayah Blitar saja.
"Langsung ke sini memberitahukan kepada petugas polsek, terjadi penjagalan anjing," ujar Kapolsek Selorejo Blitar AKP Eddy Sumartono.
Tempat penjagalan anjing sendiri memang banyak dijumpai di wilayah Blitar dan sudah dianggap hal biasa. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut.
Baca Juga: Humor Gus Dur: Anjing Bill Clinton Dibikin Stres, Kok Bisa?
Berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan menyebutkan bahwa daging anjing tidak termasuk dalam golongan daging yang bisa dikonsumsi karena bukan sumber hayati produk peternakan atau kehutanan.
Sementara itu, anjing lebih dikenal sebagai hewan peliharaan yang bersahabat dengan manusia.
(Arief Setyadi )