Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ditabrak Kapal Ponton, Jembatan Martadipura Bengkok

Dzulfikar Ash , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2022 |14:18 WIB
Ditabrak Kapal Ponton, Jembatan Martadipura Bengkok
Jembatan Martadipura Ditabrak kapal ponton (foto: dok istimewa)
A
A
A

KUTAI KARTANEGARA - Terulang kembali Jembatan Martadipura di Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara kembali dihajar kapal ponton, Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 09.30 Wita.

Kapal ponton batu bara berkode SPA 30001 yang mengangkut konveyor dari Samarinda menuju Kecamatan Muara Pahu, Kutai Bara, Saat ini kondisinya masih nyangkut di bawah jembatan tak bisa lewat karena air pasang dan juga ukuran kapal cukup tinggi.

 BACA JUGA:Terhantam Badai, TNI AL Selamatkan Kapal Yacht Warga Australia

Ketua Karang Taruna Desa Liang Ilir, Burhan menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 09.30 Jumat pagi (8/4/2022).

"Iya kapalnya terlalu tinggi dan air juga pasang akhirnya nyangkut sampai saat ini kapal tongkangangnya masih sangkut," jelasnya.

 BACA JUGA:TNI AL Amankan Kapal Pembawa 5,5 Ton BBM Ilegal

Kondisi Jembatan Martadipura saat ini menurut informasi saat di hantam kapal tongkang yang mengangkut konveyor.

"Ya jembatan bagian tiang tengah di hantam kapal ponton batu bara berkode SPA 30001 bengkok, namun untuk saat ini jembatan penghubung 3 kecamatan di kukar masih bisa dilalui oleh warga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli, KSOP Kelas II Samarinda, Slamet Isyadi, insiden yang terjadi pada pagi hari jumat 08/4/2022 pagi dengan nama kapal TDvaldoo, dengan muatan 1600 metrik ton kontribusi konpeyer tujuan ke desa bayan.

"Upaya yang dilakukan pihak nahkoda, membuka main hole, dan mengisi air balas di sisi haluan, yang kedua rencana melakukan pemotongan bagian muatan yang tersangkut di jembatan, belum lagi dilakukan pengisian air balas supaya drat kapal bisa turun, untuk kondisi jembatan, jadi ini lagi koordinasi dengan dishub Kukar, dan dinas PU Kukar terkait kondisi jembatan," ungkapnya.

Nantinya setelah proses evakuasi kapal ponton yang nyangkut dan menbarak badan jembatan tersebut.

"Kita akan menunda kegiatan kapal tersebut sampai nanti hasil pemeriksaan instansi terkait, dan terkait kerusakan jembatannya itu kita sedang koordinasi dengan pihak dishub dan PU terkait kondisi jembatan ini," pungkasnya.

(wal)

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement