JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merupakan salah satu tokoh agama yang istimewa. Sampai kini, pemikiran dan berbagai humornya masih banyak dibahas masyarakat.
Salah satu kegemaran Gus Dur yang tak banyak orang tahu adalah kebiasaan Gus Dur menumpangi kendaraan umum, bahkan hal tersebut masih dilakoninya saat menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 1984-1999.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Timur Tengah, Gus Dur memang memilih mengajar di Pesantren Tebuireng. Ia juga menulis berbagai artikel ilmiah, opini, kolom, dan esai di sela-sela kesibukannya mengabdi di pesantren milik keluarganya itu.
Alhasil, masyarakat mulai mengenal luas Gus Dur lewat berbagai tulisannya meski dirinya menetap di Jombang.
Seperti dilansir dari NuOnline, Jumat (15/4/2022), Abdul Mun’im DZ dalam Fragmen Sejarah NU (2017) mengisahkan bahwa Gus Dur masih kerap menggunakan transportasi umum saat menjabat Ketua Umum PBNU.
Baca juga: Humor Gus Dur: Cara Bujuk Kiai Berhenti Merokok di Dalam Mobil
Gus Dur sama sekali tidak mengubah gaya hidupnya yang sederhana, santai, akrab, dan bersahabat dengan siapa saja meskipun telah menjadi Ketum PBNU.
Dengan kendaraan umum itu pula cucu dari KH Haysim Asyari itu menemui KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, hingga bersilaturahmi dengan para kiai yang ada di Tanah Air.
Baca juga: Humor Gus Dur: Kisah Tentang Kecerdasan Tukang Becak Madura