3. Perang karena Menembak Babi
Amerika Serikat dan Inggris pernah terlibat dalam Perang Babi yang berlangsung pada tahun 1859. Kedua negara sama-sama mengeklaim bahwa Pulau San Jan adalah milik negara mereka.
Situasi kian memanas ketika seorang petani Amerika Serikat bernama Lyman Cutlar menembak mati seekor babi milik tentara Inggris yang masuk ke dalam pekarangannya. Penduduk Inggris tak terima dan kemudian mengancam akan menangkap Cutlar. Berita ini akhirnya sampai ke Amerika Serikat. Pihak Amerika Serikat pun mengirim pasukannya untuk membela Cutlar serta mengeklaim Pulau San Juan sebagai milik Amerika Serikat.
Lalu Inggris tak mau tinggal diam, mereka mengirimkan armada yang besar. Perselisihan karena babi ini telah berkembang menjadi perseteruan yang melibatkan ribuan orang, senjata, bahkan kapal perang. Hingga akhirnya, Amerika dan Inggris sepakat untuk menjadikan Pulau San Juan ini sebagai pulau bersama.
4. Perang karena Sepak Bola
Perang Sepak Bola terjadi pada 1969. Perang ini melibatkan dua negara di Amerika Tengah, El Savador dan Honduras. Terjadinya perang berawal dari pertandingan antara El Savador dan Honduras pada Piala Dunia 1969 yang berakhir dengan kekalahan El Savador dengan skor 3-2. Tak terima akan hal tersebut, El Savador melakukan penyerangan terhadap Honduras.
Pertempuran ini berlangsung selama empat hari. Akibatnya sekitar 2.000 orang tewas. Bahkan hubungan diplomatik antara kedua negara terputus. Organization of America States memaksa kedua belah pihak untuk berdamai.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.