Share

Mayat Bayi dengan Tali Pusar Masih Menempel Dibuang di Saluran Air

Angga Rosa AD, Koran SI · Jum'at 20 Mei 2022 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 512 2597268 mayat-bayi-dengan-tali-pusar-masih-menempel-dibuang-di-saluran-air-DQyGs9xuA0.jpg Lokasi penemuan mayat bayi di saluran air (foto: dok istimewa)

SEMARANG - Warga Dusun Sambengsari, Desa, Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang digemparkan oleh penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan dengan tali pusar masih menempel di saluran air, Kamis 19 Mei 2022. Diperkirakan, mayat bayi tersebut sengaja dibuang setelah dilahirkan ibunya.

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika membenarkan adanya penemuan janin bayi perempuan tersebut.

"Bayi tersebut diduga dibuang setelah dilahirkan. Terbukti dari tali pusar yang masih menempel di tubuh bayi," kata Yovan, Jumat (20/5/2022).

 BACA JUGA:Geger! Penemuan Mayat Bayi Dalam Plastik di Lapak Pedagang

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Agil Widya Sampurna menjelaskan, mayat bayi itu, pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak Desa Sambengsari yang sedang bermain di sekitar saluran air desa. Awalnya, mereka mengira mayat tersebut boneka yang hanyut.

"Yang menemukan pertama adalah anak-anak yang sedang bermain di sekitar saluran air desa. Kemudian salah satu anak melapor kepada orang tuanya dan setelah dicek ternyata mayat bayi," ujarnya.

 BACA JUGA:Dikira Sampah, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Kali Tanjung Priok

Warga pun langsung melaporkan penemuan mayat bayi ke Polsek Bergas yang diteruskan ke Polres Semarang. Mendapat informasi tersebut, tim Inafis Polres Semarang meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

Sementara itu, saksi Gunawan (39) menjelaskan, dirinya mengetahui adanya mayat bayi yang mengapung di saluran air setelah mendapat informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar lokasi penemuan.

"Sempat saya kira boneka dan setelah kami cek seksama ternyata mayat bayi perempuan, langsung saya laporkan ke pihak Polsek Bergas," ujarnya.

Saat ini mayat bayi perempuan malang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang oleh tim Inafis untuk dilakukan autopsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini