Share

Hasil Pengolahan Limbah Warga Bali Bakal Mendunia Lewat KTT G20

Indira Arri, RCTI · Senin 23 Mei 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 244 2598704 hasil-pengolahan-limbah-warga-bali-bakal-mendunia-lewat-ktt-g20-sCbxJAYEyj.jpg Pengolahan limbah plastik warga Bali bakal mendunia lewat KTT G20 (Foto : iNews)

DENPASAR - Pengolahan limbah plastik yang dilakukan seorang warga di Desa Serangan, Bali, akan mendunia. Sejumlah hasil karya dari olahan daur ulang sampah plastik dari mereka akan dipamerkan di ajang G20.

Adalah I Wayan Patut, seorang warga Desa Serangan yang berinsiatif mengolah limbah sampah plastik menjadi beragam bentuk barang yang memiliki nilai jual. Keinginan membebaskan Desa Serangan dari limbah plastik, membuatnya berpikir kreatif mengolah dan mengelola sampah plastik yang dikumpulkan secara swadaya dari warga.

Dengan proses pengolahan yang cukup sederhana, dirinya berharap apa yang dilakukanya bisa ditiru dan dikerjakan oleh orang lain dengan harapan permasalahan sampah plastik bisa terselesaikan dan tidak hanya memindahkan permasalahanya saja.

Sejumlah hasil karya dihasilkan dengan proses awal memilah sampah plastik sesuai jenisnya. Beberapa plastik seperti kantong plastik dan botol bekas, cukup dipadatkan hingga menjadi briket botol plastik yang kemudian bisa dimanfaatkan kembali.

Selain itu, untuk beberapa jenis plasik juga perlu melalui proses pencacahan dan pembersihan, sehingga akan sangat mudah dibentuk kembali melalui proses pemanasan menggunakan oven.

Dengan teknik yang sederhana, pemanasan plastik dengan corak warna berbeda akan menghasilkan benda bernuansa seni dan bisa dimanfaatkan kembali menjadi tempat duduk, ubin, atau benda benda lain sesuai kreatifitas.

Sejumlah hasil olahan sampah plastik Wayan Patut dan beberapa warga serangan ini, siap diperkenalkan ke dunia internasional melalui ajang KTT G20. Selama perhelatan tersebut, produk berupa kursi, meja dan cinderamata yang semuanya dibuat dari limbah plastik akan dipamerkan.

"Kami mengolah sampah plastik dengan cara yang sederhana," ujar I Wayan Patut, Minggu 22 Mei 2022.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bahkan tidak jarang warga asing yang kebetulan melintas di bengkel kerja miliknya di Desa Serangan, merasa tertarik dengan apa yang dilakukan Wayan Patut terhadap sampah plastik tersebut.

Dengan dipamerkannya hasil daur ulang limbah plastik ini di ajang G20, diharapkan akan memiliki nilai ekonomis sehingga mampu menarik minat warga lain untuk melakukannya. Proses yang sederhana juga diharapkan bisa ditiru dan dikembangkan dengan lebih baik, sehingga bisa membantu menyelesaikan pengelolaan sampah plastik di Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini