Share

PM Polandia: Rusia di Bawah Tekanan, Sanksi Akan Berdampak hingga Jangka Panjang

Susi Susanti, Okezone · Rabu 25 Mei 2022 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 18 2600272 pm-polandia-rusia-di-bawah-tekanan-sanksi-akan-berdampak-hingga-jangka-panjang-ohjDB8qqy6.jpg PM Polandia Mateusz Morawiecki (Foto: Reuters)

RUSIAPerdana Menteri (PM) Polandia Mateusz Morawiecki di Forum Ekonomi Dunia di Davos mengatakan dia mengharapkan embargo minyak Uni Eropa (UE) yang disepakati di Rusia dalam beberapa hari atau minggu, dengan beberapa tujuan untuk Ceko, Slovakia, Hungaria dan Austria.

Dia meminta pipa gas Nordstream One dari Rusia ke Jerman untuk ditutup tahun ini.

Morawiecki mengatakan bahwa "Rusia berada di bawah tekanan nyata" dari sanksi yang ada tetapi ini akan berdampak dalam jangka menengah dan panjang.

Dia mengatakan Putin mengandalkan kenaikan harga energi dan makanan menguras dukungan di Barat untuk Ukraina, dan politisi perlu menjelaskan dan mengurangi dampak pada harga.

"Kami harus menjelaskan kepada opini publik apa konsekuensi dari perang," katanya.

"Alat utama Putin adalah intimidasi, ketakutan, ilusi, dan propaganda,” terangnya.

Baca juga: PM Polandia: Putin 'Mempersenjatai' Tanaman Ukraina, Jadikan Alat Pemerasan Dunia

Tentang kemungkinan perang dagang antara Inggris dan Uni Eropa, Morawiecki mengatakan itu akan berakhir kalah.

Baca juga: Uni Eropa Akui Sanksi Rusia Tidak Berhasil, Siapkan Rencana Baru

"Hanya Putin dan musuh kita yang akan senang dengan ketidaksepakatan lain antara mitra mitra dekat seperti Inggris dan Uni Eropa," katanya.

Dia mengatakan ada ruang untuk kompromi antara Brussel dan London dan dia berusaha "menenangkan situasi antara Prancis dan Inggris sebanyak mungkin".

Ketika didorong tentang apa yang akan terjadi jika Inggris secara sepihak melanggar kesepakatan, seperti yang sedang direncanakan, PM Polandia menjawab, dalam keadaan saat ini khususnya, ketika kita memiliki invasi brutal, itu harus menjadi peringatan untuk mereka yang ingin berselisih tentang apa pun.

"Bersatu, kita kuat. Bercerai kita sangat lemah,” ujarnya.

PM Polandia juga memiliki beberapa kritik untuk rekan-rekan Uni Eropa-nya.

Ditanya apakah dia khawatir tentang suara-suara yang muncul dari Paris dan Berlin tentang kompromi dengan Rusia, dia dengan tegas menjawab hal itu.

"Beberapa pemimpin Eropa Barat ingin memiliki sumber daya alam yang murah dan perdamaian. Dan apa yang mereka dapatkan adalah bahan mentah dan sumber daya alam yang sangat mahal dan perang,” terangnya.

"Jadi mereka harus ingat bahwa Putin pertama bekerja untuk memecah belah kita dan kedua membuat kita tidak sabar dan membuat kita lelah dengan segalanya,” lanjutnya.

Morawiecki menambahkan bahwa, seperti perang lainnya, termasuk Perang Dunia Kedua, "sayangnya kita harus bersiap untuk perang yang panjang, dan kita harus membuat opini publik mengetahui apa yang terjadi di Ukraina".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini