Share

Terbang ke Wilayah Rusia, AS Sita 2 Jet Mewah Milik Roman Abramovich Senilai Rp6 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Selasa 07 Juni 2022 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 18 2607380 terbang-ke-wilayah-rusia-as-sita-2-jet-mewah-milik-roman-abramovich-senilai-rp6-triliun-HVHWfHsnk5.jpg Oligarki Rusia Roman Abramovich (Foto: AP)

NEW YORK - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), pada Senin (6/6/2022), memerintahkan untuk menyita dua pesawat milik oligarki Rusia, Roman Abramovich. AS mengklaim pesawat itu digunakan untuk melanggar sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia terkait invasi ke Ukraina.

Departemen Kehakiman mengatakan dalam pengajuan pengadilan, bahwa dua pesawat tersebut yang berjenis Boeing 787-8 Dreamliner dan jet eksekutif Gulfstream G650ER, yang diterbangkan ke wilayah Rusia pada awal tahun ini telah melanggar pengawasan ekspor AS yang ditetapkan untuk pesawat buatan AS itu pada 2 Maret lalu.

Langkah departemen itu menarget salah satu miliarder Rusia terkaya, yang dipaksa menjual klub sepak bola miliknya Chelsea, setelah Moskow menginvasi Ukraina sejak 24 Februari lalu.

 Baca juga: AS Blacklist Pengelola Uang Putin dan Broker Kapal Pesiar Mewah untuk Elit Rusia

Tindakan penyitaan tersebut bertujuan untuk menghukum orang-orang yang dekat dengan pemerintah Rusia "untuk menjauhkan mereka dari Kremlin dan dari Rusia yang saat ini terus meningkatkan upaya perang di Ukraina," kata Andrew Adams, Direktur satuan tugas KleptoCapture pada Departemen Kehakiman, dikutip VOA.

"Kami akan mengambil langkah aktif untuk mengejar penyitaan itu, dan akan mengawasi apakah mereka memindahkan yurisdiksi," lanjutnya.

Baca juga:  Misteri 6 Oligarki Rusia Ditemukan Tewas Sejak Awal 2022, Diduga Bunuh Diri

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Kedua pesawat Abramovich, yang diperkirakan oleh Departemen Kehakiman AS bernilai USD400 juta (Rp5,8 triliun) itu, diyakini berada di luar jangkauan pejabat AS.

Menurut laporan sejumlah media, Jet eksekutif Gulfstream G650ER diperkirakan berada di Rusia dan pesawat Boeing Dreamliner mungkin berada di Dubai.

Perintah penyitaan menguraikan bagaimana Abramovich mengendalikan kedua pesawat itu melalui serangkaian perusahaan cangkang, yaitu perusahaan yang tidak memiliki operasi bisnis yang aktif, yang terdaftar di Europe Settlement Trust di Siprus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini