Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penuh Keberagaman, TGB Yakin Pasangkayu Jadi Daerah Maju

Inin Nastain , Jurnalis-Rabu, 08 Juni 2022 |13:32 WIB
Penuh Keberagaman, TGB Yakin Pasangkayu Jadi Daerah Maju
TGB Zainul Majdi. (Foto: Inin Nastain)
A
A
A

PASANGKAYU – Kabupaten Pasangkayu, Kabupaten Sulawesi Barat (Sulbar) dinilai menjadi miniatur dari Indonesia. Pasalnya, daerah itu dihuni oleh masyarakat dengan beragam etnis dan agama. 

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) TGB HM Zainul Majdi mengatakan, Kabupaten Pasangkayu memiliki modal yang kuat untuk menjadi daerah yang maju. Keragaman jadi salah satu modal besar Pasangkayu menjadi daerah maju.

“Saya ada optimisme daerah ini akan jadi daerah yang maju. Percaya diri itu yang penting,” kata TGB dalam Tabligh Akbar di Masjid Raya Al Madani, Selasa (7/6/2022).

 Baca juga: TGB Ingatkan Orang Tua Tak Melupakan Guru

Doktor Ahli Tafsir Alquran ini merujuk sejarah Indonesia di masa lampau, yang bisa menjadi inspirasi Pasangkayu. Dijelaskannya, di awal berdirinya, Indonesia diisi para pemimpin dari beragam latar belakang pemikiran, etnis dan agama yang saling berkolaborasi sehingga membuat negara ini merdeka.

“Bagaimana Bung Karno dan Bung Hatta dengan pemikirannya, AA Maramis, Haji Agus Salim, Kiai Wahid Hasyim. Mereka memiliki kesamaan pandang, itu yang membuat negeri ini kemudian seperti saat ini,” beber dia.

Jauh sebelumnya, TGB pun mengisahkan sejarah perjuangan di zaman Nabi Muhammad SAW. Saat berjuang, Nabi memiliki sahabat yang berasal dari beragam latar belakang. 

Salman Al Farisi dan Bilal adalah dua sosok sahabat Nabi yang diketahui bukan dari Arab. Salman, yang merupakan ahli taktik perang berasal dari Persia. Sedangkan Bilal seorang muazin dari Habasya.

“Bukti kalau baginda Nabi Muhammad membuka ruang yang luas untuk segala masukan, tak harus selalu dari orang Arab,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement