TANGERANG - Kebakaran pabrik tiner yang terjadi di Jalan Raya Cukang Galih, Kampung Ranca Buntu No 7, Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, diakui pihak pemadam kebakaran (damkar) sulit dipadamkan.
Danton Pos Damkar Curug Bob Sulaeman menuturkan kesulitan yang dihadapi pihaknya karena ketinggian api mencapai 20 meter.
“Kami dapat informasi tadi siang jam 11.30 WIB ada kebakaran dari perusahaan. Langsung kita meluncur. Satu unit dulu pas di jalan melihat besarnya api langsung saya kerahkan 4 unit damkar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (9/6/2022).
Terkait kronologis, Bob menuturkan bahwa kebakaran melanda dua gedung dalam satu kawasan. Dua gedung tersebut yakni bagian produksi dan bahan baku penyimpanan bahan kimia.
“Dilihat dari pegelaran hydrant dan karyawan sempat melakukan pemadaman, tapi gagal. Besarnya api dan durasinya yang terlalu lama, serta kapasitas api terlalu kuat akhirnya pada mundur karyawan,” ungkapnya.
Selain itu, bahan kimia yang begitu banyak memicu ledakan pada drum tempat penampungan bahan kimia di pabrik tersebut.
“Saking kuatnya (api) drumnya sampai pada terbang ke atas. Jadi itu ada sisi bahayanya juga ini,” paparnya.
Di sisi lain, Bob menjelaskan bahwa kebakaran sudah kerap kali terjadi di mana ini merupakan kali ke empat.
Diketahui kebakaran pernah terjadi di tahun 2004 kemudian terjadi lagi di tahun 2013. Setelah 8 tahun kemudian, terjadi lagi pada tahun 2021 dan 2022.
“Udah sering ini. Sering saya lakukan evaluasi fire safety di sini kendalanya ya tinernya itu,” paparnya.
Kendati demikian, Bob menjelaskan tidak adanya korban dari kejadian ini. “Nggak ada korban jiwa, karena sudah sempat pada mengamankan diri,” tandasnya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.