SUKABUMI - Wilayah Kabupaten Sukabumi terkenal dengan berjuta obyek wisata alamnya. Diantaranya adalah air terjun atau Curug Caweni yang terletak di Kampung Cilutung, Desa Cilutung, Kecamatan Cidolog atau sekitar 70 KM dari Kota Sukabumi.
Curug Caweni memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya karena panorama alamnya yang eksotis saja, tetapi juga menyimpan mitos yang cukup bikin bulu kuduk meremang.
BACA JUGA:Wisatawan Meninggal Usai Terpeselet ke Curug Suakan Bogor
Mitos tersebut berkaitan dengan keberadaan bebatuan yang berada pada dinding tebing air terjun. Pasalnya batu yang menjulang setinggi sekitar 20 meter tersebut menyerupai dua buah patung manusia.
Pada batu pertama memiliki bentuk seperti tubuh manusia yang tengah berdiri dengan postur sedikit menunduk. Sementara batu kedua lebih menyerupai wajah dengan raut muka sedih. Kedua batu itu terlihat dalam posisi saling berhadapan.
BACA JUGA:Sederet Misteri Curug Nangka, Dihuni Arwah Perempuan yang Suka Mengganggu
Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri menuturkan, konon kedua batu di obyek wisata air terjun itu merupakan jelmaan seorang putri berwajah cantik yang dijuluki sebagai Caweni. Dalam Bahasa Sunda Caweni berarti janda bengsrat.
"Menurut cerita masyarakat sekitar, puteri ini memiliki kisah hidup yang cukup pilu. Ia menikah sebanyak 99 kali. Namun selalu harus berakhir menjanda hanya dalam waktu singkat," tuturnya.
Sebab, lanjut pria yang karib disapa Bima ini, setiap kali menikah, suami yang telah mempersunting Putri Caweni selalu menemui ajal sebelum malam pertama tiba. Kisah pilu itu harus dialami Putri Caweni hingga pernikahan dengan suaminya yang ke 98.
"Disebut Caweni karena menjanda namun masih suci lantaran belum tersentuh pria," beber Bima.
Pada suatu ketika Puteri Caweni kembali menikah. Kali ini pria idamannya adalah seorang pangeran rupawan bernama Prabu Boros Kaso. Karena takut kejadian serupa kembali menimpa, seperti yang dialami suami-suaminya terdahulu, sang putri akhirnya memutuskan untuk menghindari Prabu Borosi Kaso sesaat menjelang malam pertamanya.
Wanita berparas ayu tersebut pergi ke lokasi air terjun dan terus menangis hingga akhirnya berubah menjadi patung.
"Hanya mitos saja, nyatanya Curug Caweni merupakan obyek wisata dengan spot-spot alam terbuka yang cukup indah," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.