Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mantan NII Blak-blakan soal Aliran Dana, Hasil Merampok hingga Ada Donatur

Bachtiar Rojab , Jurnalis-Senin, 20 Juni 2022 |18:33 WIB
Mantan NII Blak-blakan soal Aliran Dana, Hasil Merampok hingga Ada Donatur
Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA - Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan mengungkap aliran dana yang dikumpulkan Organisasi Masyarakat (Ormas) NII. Salah satunya, dengan cara merampok atau mengambil barang orang lain.

(Baca juga: Densus Terus Dalami Soal NII yang Ingin Gulingkan Rezim Jokowi Sebelum Pemilu 2024)

Mantan anggota NII sejak tahun 2000 hingga tahun 2003 silam ini mengatakan, adanya cara merampas dari orang lain diibaratkan layaknya Indonesia sedang berada dalam kondisi perang dan belum merdeka. Sehingga, diperbolehkan mengambil barang orang lain yang bukan dari kelompoknya.

"Di kelompok NII memang melakukan penggalangan dana. Kita dulu menggunakan fai atau mengambil harta orang lain. Itu diperbolehkan. Karena hari ini adalah kondisi perang," ujar Ken dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2022).

Dalam melancarkan aksinya, kata Ken, ada anggota NII sampai melakukan pemalsuan kartu tanda penduduk (KTP) dan ijazah. Kemudian, pihaknya menyalurkan Asisten Rumah Tangga (ART) ke tempat-tempat elit di Jakarta.

"Satu hari saat majikan pergi, anaknya sekolah, kita datang bawa mobil dan ambil hartanya tersebut. Itu boleh diambil," jelasnya.

Kendati demikian, seiring berjalannya waktu, modus tersebut kerap bermasalah dengan pihak aparat kepolisian. Sehingga, NII mencari cara lain dengan menggalang dana diantaranya membuat yayasan hingga membuka donasi masjid dan bencana alam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement