Kemungkinan yang lebih mungkin adalah bahwa itu adalah kura-kura dari pedesaan terdekat yang telah mengembara ke kota kuno.
"Pompeii secara substansial rusak dan tidak di mana-mana dapat dibangun kembali setelah gempa. Flora dan fauna dari pedesaan sekitarnya telah pindah ke kota,” lanjutnya.
Para ahli mengatakan penemuan itu menggambarkan kekayaan ekosistem alam Pompeii pada periode setelah gempa.
"Seluruh kota adalah lokasi konstruksi, dan ternyata beberapa ruang sangat tidak digunakan sehingga hewan liar bisa berkeliaran, masuk dan mencoba bertelur," kata direktur jenderal Pompeii, Gabriel Zuchtriegel.
Seorang pengunjung Pompeii, seorang mahasiswa PhD Finlandia yang kebetulan sedang melewati situs itu ketika penemuan itu dibuat, menggambarkan apa yang dia lihat kepada BBC sebagai "spektakuler."