Share

Selingkuh hingga Lahirkan Bayi, 2 ASN Dipecat

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 02 Juli 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 510 2622173 selingkuh-hingga-lahirkan-bayi-2-asn-dipecat-XhsXPAVI6h.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

YOGYKARTA - Bupati Gunungkidul akhirnya bertindak tegas terhadap dua anak buahnya yang kedapatan selingkuh hingga melahirkan seorang bayi. Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tersebut resmi diberhentikan secara hormat.

Surat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat dua oknum ASN tersebut berlaku efektif hari Jumat (1/7/2022) ini. Pemberhentian diberikan setelah keduanya terbukti melanggar kode etik ASN yang mereka teken ketika awal dilantik menjadi ASN.

BACA JUGA:Oknum Polisi Ketahuan Ngamar Bareng Selingkuhan, Digerebek Istri dan Propam 

Sunaryanta menuturkan,ia telah menyampaikan perihal pemberhentian 2 ASN tersebut kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Ia menyebut keputusan diberikan karena pelanggaran dinilai sudah sangat berat. Dan dia memang tidak mentolerir tindakan indisipliner anak buahnya.

"Mereka sudah melanggar sumpah janjinya sebagai ASN. Apalagi, pelanggaran mereka termasuk pelanggaran berat," katanya, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, keputusan yang ia ambil tersebut sudah sesuai komintmennya dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Selain itu keputusannya ini demi menyelamatkan ribuan ASN lain.

BACA JUGA:Pergoki Suami Selingkuh, HP Istri Dibanting hingga Berakhir di Polisi 

Di samping itu, keputusan tersebut juga sebagai bentuk peringatan kerasa bagi semua jajarannya untuk tidak melakukan pelanggaran serupa. Karena ia akan menindaktegas setiap pelanggaran yang dilakukan ASN di bawahnya.

"Saya ingatkan lagi agar jangan coba-coba melakukan pelanggaran," tandasnya

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengakui keputusan pemberhentian dua oknum ASN berinisial H dan P sudah ditandatangani oleh bupati. Surat tersebut efektif berlaku sejak Jumat ini.

Dua ASN ini masing-masing berinisial P (laki-laki) dari Dinas Pendidikan dan H dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Keduanya dikabarkan memiliki hubunga spesial sejak masih bekerja dalam satu OPD yaitu di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga sebelum dipisah. Bahkan, akibat hubungan terlarang tersebut, lahir seorang bayi perempuan.

"Per Jumat ini, 2 ASN tersebut diberhentikan tidak hormat. Sebab pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri," katanya.

Ia juga menyebut keputusan pemberhentian diperkuat dengan rekomendasi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Salah satu pertimbangannya lantaran kasus ini sudah menjadi pembicaraan publik hingga tingkat nasional. Keduanya dinilai melanggar Pasal 14 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10/1983, sebagaimana diubah dalam PP 45/1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian.

Keduanya diketahui menjalin hubungan di luar ikatan pernikahan. Adapun P disebut masih memiliki istri sah, sedangkan H sudah berstatus cerai. Keduanya dipecat dan tidak berhak mendapat uang pensiun karena umurnya tidak mencukupi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini