Share

Wanita El Salvador Divonis 50 Tahun Penjara, Picu Kemarahan Kelompok Anti Aborsi

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 05 Juli 2022 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 18 2623764 wanita-el-salvador-divonis-50-tahun-penjara-picu-kemarahan-kelompok-anti-aborsi-95DeaKVtYD.jpg ilustrasi.

SAN SALVADOR - Seorang wanita di El Salvador dijatuhi hukuman 50 tahun penjara atas tuduhan pembunuhan berat dalam kasus kontroversial.

Menurut pihak berwenang, wanita itu telah membunuh bayinya yang menurut pihak berwenang wanita itu telah membunuh bayinya setelah melahirkan. Namun, pihak pembelanya mengatakan wanita itu mengalami keguguran.

BACA JUGA: Kisah Pilu Wanita yang Harus Mendekam di Penjara karena Keguguran, Dihukum hingga 50 Tahun

Pihak-pihak berwenang Salvador mengatakan wanita itu mengandung hingga periode penuh dan melahirkan bayinya pada Juni 2020. Setelah melahirkan, wanita tersebut menikam leher bayinya enam kali, kata mereka.

Kelompok Warga untuk Dekriminalisasi Aborsi, sebuah organisasi feminis nonpemerintah yang membela wanita itu, mengatakan dalam sebuah laporan pada Senin (4/7/2022) bahwa dia telah mengalami keguguran di kamar mandi rumahnya saat hamil lima bulan.

Morena Herrera, kepala LSM tersebut, mengatakan kepada Reuters bahwa wanita itu, yang diidentifikasi sebagai Lesli, telah mencoba memotong tali pusarnya sendiri setelah keguguran, tetapi hari itu gelap dan rumahnya tidak ada listrik.

BACA JUGA: Divonis 30 Tahun Penjara karena Aborsi, Wanita El Salvador Akhirnya Dibebaskan

El Salvador memiliki beberapa undang-undang paling keras di dunia menyangkut anti aborsi. UU itu melarang semua jenis pengguguran, bahkan jika kehamilan menimbulkan risiko bagi kehidupan ibu atau akibat perkosaan atau inses.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Pemerintah Salvador tidak menanggapi permintaan komentar.

"Ini bukan pertama kalinya kejaksaan mengarang cerita yang sepenuhnya mengkriminalkan perempuan," kata Herrera sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Pada Rabu (29/6/2022), Lesli dijatuhi hukuman 50 tahun penjara karena pembunuhan berat.

Menurut Kelompok Warga untuk Dekriminalisasi Aborsi, empat wanita dipenjara dan lima lainnya didakwa di El Salvador dalam kasus serupa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini