Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

7 Poin yang Diubah di RUU KUHP, Unjuk Rasa hingga Perusakan Rumah Ibadah

Kiswondari , Jurnalis-Rabu, 06 Juli 2022 |15:56 WIB
7 Poin yang Diubah di RUU KUHP, Unjuk Rasa hingga Perusakan Rumah Ibadah
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiarej (Foto: Dok MPI)
A
A
A

JAKARTA – Sejumlah penyempurnaan yang dilakukan pemerintah, salah satunya terdapat perubahan terhadap 7 ketentuan pidana. Mulai dari pidana terkait pawai, unjuk rasa dan demonstrasi, hingga pidana yang berkaitan dengan perusakan rumah ibadah.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

“Terkait ancaman pidana kami melakukan sinkronisasi dengan beberapa ketentuan. Ada 7 poin,” kata Wamenkumham dalam pemaparannya.

BACA JUGA:Dua Pasal Dihapus Dalam Draft RUU KUHP, Ini Penjelasan Pemerintah 

Dalam pemaparan yang ditampilkan di Komisi III DPR, 7 perubahan ketentuan pidana itu di antaranya:

1. Penyelenggaraan Pawai, Unjuk Rasa dan Demonstrasi (perubahan pasal dan masa pidana)

Draf 2019: Pasal 273, 1 tahun atau kategori II

Draf Baru: Pasal 256, 6 bulan atau kategori II

2. Pasal 274: Mengadakan Pesta Tanpa Izin

Draf 2019: (1) kategori II; (2) Menimbulkan keonaran, 1 tahun atau kategori II

Draf Baru: (1) Kategori II; (2) Menimbulkan keonaran, 6 bulan atau kategori II

3. Pasal 276: Tanpa Izin Memberi atau Menerima Barang dari Napi

Draf 2019: 1 tahun atau kategori II

Draf Baru: 6 bulan atau kategori II

BACA JUGA:Draft Terbaru RUU KUHP Berisi 632 Pasal 

4. Pasal 304: Menghasut untuk Jadi Tidak Beragama

Draf 2019: 4 tahun atau kategori IV

Draf Baru: (1) 2 tahun atau kategori III; (2) dengan kekerasan/ancaman, 4 tahun atau kategori IV

5. Pasal 305 ayat (3): Dengan Kekerasan/Ancaman Kekerasan Membubarkan Ibadah

Draf 2019: 5 tahun atau kategori V

Draf Baru: 5 tahun atau kategori IV

6. Pasal 306: Penghinaan Terhadap Pemimpin Keagamaan

Draf 2019: 2 tahun atau Kategori III

Draf Baru: 1 tahun atau kategori III

7. Pasal 307: Merusak Bangunan Beribadah

Draf 2019: 5 tahun atau kategori V

Draf Baru: (1) Menodai bangunan, 1 tahun atau kategori II; (2) Merusak, 5 tahun atau kategori IV.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement