Agustina, perwakilan dari pihak waria mengatakan bahwa mereka mendatangi korban meminta klarifikasi atas postingan di media sosial yang menjelekkan kaum waria. Namun, menurutnya, mereka tidak melakukan penyerangan, justru merasa terancam karena ada rekan korban yang membawa pisau.
“Sementara kita berbicara, dia naik emosi. Kami mulai mundur karena merasa terancam karena temannya memegang pisau,” kata Agustina.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.