Share

Terinfeksi PMK, 63 Sapi di Denpasar Dimusnahkan

Mohamad Chusna, Sindonews · Jum'at 15 Juli 2022 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 244 2630388 terinfeksi-pmk-63-sapi-di-denpasar-dimusnahkan-AVe8QwQCyO.jpg Sebanyak 63 ekor sapi di Denpasar dimusnahkan karena terinfeksi PMK. (Ilustrasi/MNC Portal/Isty Maulidya)

DENPASAR - Sebanyak 63 ekor sapi di Denpasar, Bali, dimusnahkan dengan cara dipotong dan dikubur, Jumat (15/7/2022). Itu karena berdasarkan hasil pemeriksaan, sapi-sapi tersebut terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kegiatan stamping out itu dilakukan di lahan kosong di Banjar Mergaya, Denpasar Barat.

"Hari ini ada 10 ekor sapi yang dimusnahkan dan lainnya bertahap," kata Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas.

Dia menjelaskan, 63 sapi yang terinfeksi PMK berasal dari 3 peternakan di Denpasar dan Kuta. Kegiatan ini sebagai upaya mencegah virusnya menginfeksi hewan ternak lainnya dan memutuskan rantai penularan PMK yang sedang mewabah.

Pemotongan hewan bersyarat ini sesuai dengan prosedur yaitu dilakukan di tempat hewan itu berada dan dipisahkan dengan hewan lain dan sudah melalui pemeriksaan dokter hewan berwenang.

Petugas pemotong ditunjuk oleh Dinas Peternakan Denpasar. Mereka mengenakan APD sebagai bagian menjaga keselamatan petugas pemotongan dan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Usai dipotong, bagian dari sapi yang bisa menyebarkan penyakit seperti kaki, kepala dan organ dalam langsung dikubur.

"Untuk daging sapi akan dibawa ke penyimpanan pembekuan daging di Benoa," ujar Bambang.

"Kami melakukan pengecekan dan memastikan ternak sapi yang terinfeksi PMK wilayah Denpasar dipotong sesuai prosedur pemotongan hewan bersyarat," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini