Share

Puting Beliung Mengamuk, 1 Warga Serdang Bedagai Tewas Tertimpa Pohon

Arief Setyadi , Okezone · Kamis 28 Juli 2022 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 608 2637614 puting-beliung-mengamuk-1-warga-serdang-bedagai-tewas-tertimpa-pohon-YkSOxzAM07.jpg Rumah warga di Serdang Bedagai rusak diterjang puting beliung (Foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Seorang warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara, meninggal dunia tertimpa pohon yang roboh akibat diterjang angin puting beliung, Rabu 27 Juli 2022. Peristiwa itu terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi juga mengguyur wilayah tersebut pada pukul 17.30 WIB.

Demikian dikatakan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Kamis (28/7/2022).

Muhari mengatakan, hasil kaji cepat tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Begadai yang dilaporkan kepada Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada sebanyak 207 rumah di tiga desa mengalami kerusakan. Adapun rinciannya sebanyak 141 rumah di Desa Suka Damai, kemudian 62 rumah di Desa Bakaran dan 4 rumah di Desa Sei Belutu.

"Dari laporan visual, kerusakan rumah itu rata-rata di bagian atap karena diterjang angin puting beliung. Ada beberapa rumah yang atapnya terbawa angin dan jatuh ke tanah," ujarnya.

BACA JUGA:Hujan Disertai Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Sergai 

Sebagai upaya penanganan darurat bencana, tim BPBD Serdang Bedagai telah turun ke lokasi terdampak guna asesmen, memantau keadaan pascabencana dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat serta instansi terkait.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca yang menyatakan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Serdang Bedagai hingga Jumat 29 Juli pada sore hingga malam hari.

BACA JUGA:Puting Beliung Terjang Bangka Tengah, Puluhan Rumah Rusak Parah 

Menyikapi hal itu, maka BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.

"Giat pemangkasan cabang dan ranting pohon agar dilakukan secara berkala. Kabel listrik maupun telekomunikasi agar dikelola dengan baik. Masyarakat diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon maupun baliho saat terjadi hujan. Apabila terjadi hujan dalam durasi lebih dari satu jam, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau di lereng gunung maupun tebing agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu," katanya.

Pastikan memperoleh perkembangan informasi terkait peringatan dini cuaca dari BMKG dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan lintas instansi lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini