Sebab, narasi ideologi radikal kekerasan menjadi potensi ancaman yang berbahaya dan bisa mengganggu perhelatan KTT G20 Indonesia 2022 yang berlangsung di Bali.
BACA JUGA:Pegawai Minuman di Karawaci Diduga Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur Pelaku
Agenda KTT G20 tahun 2022 di Pulau Dewata Bali menjadi pembuktian atas citra dan nama baik Indonesia untuk memastikan perhelatan tersebut berlangsung aman dari berbagai ancaman.
Termasuk dalam hal ini ancaman terorisme yang cenderung menggunakan ruang siber untuk disalahgunakan dan dimanipulasi.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.