Share

Produktivitas Pertanian Bandung Melonjak Berkat Program RJIT Kementan

Karina Asta Widara , Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 1 2646795 produktivitas-pertanian-bandung-melonjak-berkat-program-rjit-kementan-N3seKo43vr.jpg Foto: Dok Okezone

BANDUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program Rejabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) untuk Kelompok Tani Palipurna 7 di Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Berkat program RJIT, produktivitas pertanian di Bandung melonjak cukup baik. Sebab, pasokan air yang stabil merupakan dukungan penting bagi pengembangan budidaya pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, salah atu faktor penting dalam pengembangan budidaya pertanian adalah air. Dengan pasokan air yang baik, Mentan SYL yakin dan optimistis usaha tani dapat dikembangkan dengan baik pula.

"Air itu kebutuhan mendasar dalam sistem pertanian. Tanpa air yang baik, mustahil pertanian dapat berkembang dengan baik. Di sinilah pentingnya keberadaan air dan kami amat concern tentang hal itu," kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, air adalah jantung dari pertanian. Oleh karenanya, air harus diperhatikan dengan baik jika ingin budidaya pertanian juga berkembang dengan baik.

"Program RJIT merupakan upaya dari Kementan untuk terus menjaga tingkat produktivitas pertanian. Dengan air yang baik, maka diharapkan produktivitas dapat terjaga, bahkan terus meningkat.

Dikatakan Ali, salah satu kunci sukses ketahanan pangan adalah produktivitas. Untuk menggenjot produktivitas pertanian, prasarana dan sarana pertanian harus terjamin dengan baik.

Karena itu, Ali menilai program RJIT ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor. "RJIT ini adalah program water management. Tentu harus dipikirkan dengan baik kelancaran distribusi air agar petani dapat dengan baik pula mengembangkan budidaya pertaniannya," ujar Ali.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Rahmanto berharap kelancaran suplai air irigasi diharapkan dapat mempertahankan budidaya pada musim tanam kedua dan ketiga serta diharapkan dapat menambah luas tanam pada areal budidaya petani penerima manfaat.

"Peningkatan suplai air irigasi serta penambahan masa tanam diharapkan dapat meningkatkan penghasilan petani penerima manfaat," kata Rahmanto.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(Wid)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini