Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curhat Nelayan Pulau Seribu soal Harga BBM Naik: Berat Sih Tapi Ikuti Saja Aturannya

Yohannes Tobing , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |06:00 WIB
Curhat Nelayan Pulau Seribu soal Harga BBM Naik: Berat Sih Tapi Ikuti Saja Aturannya
Nelayan di Pulau Seribu (Foto: MNC Portal)
A
A
A

JAKARTA - Usai Pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar pada beberapa hari yang lalu membuat banyak masyarakat yang keberatan. Salah satunya kelompok nelayan.

Hal itu seperti yang dirasakan nelayan di Kepulauan Seribu, Amsar (55). Kata dia, dengan adanya kenaikan harga BBM tersebut membuat dirinya hanya bisa pasrah. 

Apalagi harga BBM jenis solar yang biasa dirinya pakai untuk melaut berbeda jauh dari harga di darat.

"Merasakan (berat) sih, tapi ngikutin aja sudah saya mah. Ya harga segitu ya segitu. Kalau dulu Rp8 ribu sekarang jadi Rp10 ribu. Kalau kita enggak beli usaha nelayan enggak jalan," Kata Amsar, Kamis (8/9/2022)

Menurut Amsar, setiap melaut dirinya biasa membeli BBM sebanyak lima liter. Hal ini biasanya digunakan untuk tiga hari melaut.

Di sisi lain, pendapatan melaut pun kadang menurun dan tidak mendapat keuntungan.

"Kadang kalau saya beli 5 liter itu satu hari. Jadi mendapat tiga hari terus beli lagi. Tapi kalau penangkapan tergantung rezeki. Kalau bagus dapat duitnya Rp200 ribu. Kadang kosong paling rokok aja enggak kebeli," ucapnya.

Adanya kenaikan harga BBM ini, menurut warga Pulau Untung Jawa itu cukup memberatkan dirinya dan nelayan lainnya, apalagi pendapatan ikan yang tidak sesuai dengan pengeluaran.

"Berat sih berat. Tapi biasakan sajalah. Nelayan mah ikutin aja aturan mainnya. Harga lumayan sih, berat juga ya ngikut aja, kita mah nelayan enggak bisa apa-apa. Orang kecil susah," pungkasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement